Breaking News

Wujudkan Desa Proklim, Pijay Gleeh Lakukan Aksi di Era New Normal

Wujudkan Desa Proklim, Pijay Gleeh Lakukan Aksi di Era New Normal
Komunitas Pijay Gleeh sedang melaksanakan kegiatan sosial (foto: dok Ist)

MEUREUDU – Setelah rehat sejenak dari kegiatan sosial akibat merebaknya wabah Covid-19, Komunitas Pijay Gleeh kembali melakukan aksinya di Gampong Mesjid Tuha Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, Minggu (12/07/20). Mereka menggugah kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan.

Kegiatan pembersihan dan sosialisasi ini melibatkan banyak pihak, lintas komunitas dan organisasi di Pidie Jaya. Komunitas Pijay Gleeh mengambil inisiatif menggerakkan warga bersama Aceh Green Conservation (AGC) Cabang Pidie dan Pidie Jaya dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Pidie Jaya.

Ketua Komunitas Pijay Gleeh, Fazli Husin, menjelaskan kepada media di lokasi kegiatan, bahwa aktivitas itu merupakan aksi perdana dilakukan di era New Normal. Sebelumnya, aktivitas mereka sempat vakum akibat pandemi.

20200712-whatsapp-image-2020-07-12-at-13.25.50

Fazli mengatakan, kebersihan lingkungan sangat penting menjadi kesadaran bersama. "Di masa Covid-19 ini kita mengajak semua lapisan masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Setiap kegiatan yang kita lakukan tetap menggunakan standar protokul kesehatan, sebagai mana yang dianjurkan pemerintah," ujarnya.

Dia menambahkan, Komunitas Pijay Gleeh akan terus berupaya untuk mendampingi masyarakat merealisasikan desa yang proklim sebagaimana yang telah diinisiasikan oleh pemerintah pusat melalui kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK). “Ke depan bila ini terwujud akan menjadikan Kabupaten Pidie Jaya yang asri, sebagaimana cita-cita kita bersama," ungkap Fazli.

Untuk kelancaran aktivitas gotong royong itu, Komunitas Pijay Gleh telah dilengkapi motor sampah bantuan Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK). Dengan adanya peralatan tersebut, sampah langsung diangkut ke tempat pembuangan akhir.[]

Komentar

Loading...