Breaking News

Warga Aceh di Luar Diimbau tidak Pulang Dulu

Warga Aceh di Luar Diimbau tidak Pulang Dulu
Ilustrasi penanganan pasien yang terserang virus Corona (foto: repro)

BANDA ACEH – Selain menutup tempat umum, Pemerintah Aceh juga meminta warganya yang menetap di luar Aceh agar tidak kembali ke Aceh untuk sementara waktu. Setidaknya selama seminggu ke depan.

Imbauan itu disampaikan Plt Gubernur Aceh melalui Kepala Kantor Penghubung Pemerintah Aceh (KPPA) di Jakarta, Almuniza Kamal. "Kita meminta masyarakat Aceh di rantau agar tidak pulang kampung dulu, agar mereka aman dari penularan," kata Almuniza Kamal, Minggu (22/3/2020).

Menurut data resmi Pemeritah Aceh, hingga Minggu jumlah warga yang berada dalam pemantauaan terkait virus Corona sudah mencapai 125 orang. Dari jumlah itu, Aceh Utara merupakan daerah dengan jumlah terbanyak mencapai 40 orang, disusul Aceh Timur 31 orang, dan Bireuen 19 orang.

20200323-corona-aceh

Pemerintah mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas di luar rumah, seperti nongkrong di warung kopi atau tempat keramaian. Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan personel kepolisian bakal menindak tegas pihak yang masih membuat acara dan melibatkan banyak orang di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Baca juga: Mulai Hari Ini Warung Kopi, Cafe, dan Fasilitas Umum di Banda Aceh Tutup

Kapolri menyataan hal itu lewat Maklumat Kapolri nomor Mak/2/III/2020. "Bahwa apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," bunyi  maklumat yang dikeluarkan 19 Maret 2020.

Dalam maklumat itu, Idham juga menyatakan bahwa langkah penertiban akan dilakukan guna memberikan perlindungan terhadap masyarakat secara umum. Terlebih, pemerintah pusat dan daerah pun telah mengeluarkan kebijakan penanganan virus corona, sehingga Polri akan turut mengambil peran.[]

Komentar

Loading...