Viral di Medsos, Masyarakat Miskin Diancam Pemotongan BLT Jika tak Mau Divaksin

Viral di Medsos, Masyarakat Miskin Diancam Pemotongan BLT Jika tak Mau Divaksin
Perangkat desa sedang berkeliling menyampaikan pengumuman vaksinasi (foto: dok Ist)

KANAL73.com – Sebuah tayangan video singkat beredar luas di media sosial (medsos) berisi ancaman terhadap warga. Siapa yang tidak bersedia divaksin Covid-19 akan dihentikan berbagai bantuan seperti BLT, PKH, dan sembako.

Dalam video terlihat, dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor warna merah berkeliling menyusuri jalan desa. Laki-laki berkaos biru yang dibonceng memegang mikrofon. Menggunakan pengeras suara, dalam Bahasa Aceh dia meminta warga segera menuju ke rumah sakit. 

“Kepada masyarakat Gampong Putoh Sa, yang na keunong PPST, PKH, BLT, mari sama-sama jino tabeurangkat u rumoh saket Matang Pudeng. Karena na vaksin. Bila hana neujak, maka bantuan akan dikoh (Kepada masyarakat Gampong Putoh Sa, yang mendapatkan bantuan PPST, PKH, BLT, mari sama-sama sekarang kita menuju ke rumah sakit Matang Pudeng. Karena ada vaksin. Jika tidak bersedia, maka bantuan akan dipotong, Red),” ujar laki-laki tersebut.

Baca juga: Trump Yakin, Corona Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan China

Baca juga: PMI Banda Aceh harus- Sediakan Darah Minimal 100 Kantong Setiap Hari

Dari belakang petugas desa ini terlihat mengiringi seorang laki-laki berseragam PNS. Diperkirakan, orang tersebut adalah perangkat desa yang ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada warga agar datang ke rumah sakit untuk divaksin. 

Belum diketahui lokasi pengambilan video. Menurut penelusuran di Wikipedia, Desa Matang Pudeng terletak di Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur. Sejauh mana kebenaran informasi di video ini, Redaksi AQshare.id belum berhasil mendapatkan konfirmasi dari pihak berwenang.[]

  

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...