Tidak Boleh Gelar Pesta di Banda Aceh

Tidak Boleh Gelar Pesta di Banda Aceh
Polisi membubarkan acara pesta perkawinan di Aceh Utara (foto: dok Polsek Matangkuli)

KANAL73.com – Warga Banda Aceh, untuk sementara waktu, harus menangguhkan rencana menggelar pesta perkawinan atau keramaian lainnya. Para camat telah diingatkan agar mengawasi secara ketat aktivitas masyarakat, sehingga tidak terjadi kerumunan massa.

Pengetatan itu diterapkan karena Banda Aceh telah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19. Semua aktivitas masyarakat yang menimbulkan kerumunan ditiadakan guna mencegah meluasnya penyebaran virus yang mematikan tersebut. 

Larangan mengadakan pesta dan keramaian lainnya dismpaikan Satgas Covid-19 Kota Banda Aceh melalui surat nomor 360/044/2021 tanggal 8 Juni 20021. Satgas meminta para camat untuk menunda sementara segala bentuk kegiatan pesta perkawinan, sunatan, dan kenduri.

Baca juga: Malaysia Lockdown Total, Rakyat Diberikan BLT

Baca juga: Trump Yakin Corona Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan China

Surat atas nama Satgas Covid-19 ditandatangani oleh Kepala BPBD Kota Banda Aceh Rizal Abdullah S.Sos M.Si selaku Wakil Sekretaris Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banda Aceh. Karena adanya surat tersebut, seluruh pengelola gedung yang selama ini dijadikan tempat pelaksanaan pesta perkawinan di kota itu menutup tempat usaha mereka.

Warga masyarakat yang telah mem-booking tempat acara pun harus membatalkan rencana pesta di gedung dan fasilitas publik lainnya. Ada warga yang diam-diam terpaksa mengalihkan tempat acara di rumah, ada pula yang menundanya untuk batas waktu yang belum ditentukan.

Salah seorang warga yang mengalami hal tersebut adalah mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, Drs Asnawi M.Pd. Berdasarkan undangan yang telah disebar, mantan aktivis ini berencana melaksanakan pesta perkawinan putranya pada tanggal 13 Juni 2021 di Gedung BKOW Banda Aceh.

Asnawi pun terpaksa menginformasikan penundaan acara pesta kepada seluruh kerabat dan handai taulan. “Ditunda karena ada larangan dari Walikota,” ujar Asnawi kepada salah seorang koleganya.

Hal serupa juga dialami oleh seorang PNS yang bermukim di Ajun Jeumpet Banda Aceh. Warga ini telah menetapkan jadwal pesta pada tanggal 12 Juni 2021 mengambil tempat Gedung Amel Convention Hall Banda Aceh. Acara ini terpaksa dibatalkan lantaran pengelola gedung menutup tempat tersebut.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...