Breaking News

Terbukti Berzina, Perempuan ini Dicambuk Bersama Kedua Pacarnya yang Masih Belia

Terbukti Berzina, Perempuan ini Dicambuk Bersama Kedua Pacarnya yang Masih Belia
Seorang wanita tumbang saat menjalani hukuman cambuk di Islamic Center Aceh Tamiang, Kamis (5/12/2019). Foto: Serambi

IDI – Sebutan laki-laki mata keranjang lumrah terdengar. Tapi, kalau ada perempuan memiliki pacar lebih dari satu, ini langka. Kasus ini terjadi di Aceh Timur. Wanita berinisial SAK dihukum cambuk, Rabu (5/12/2019), karena dinyatakan terbukti berzina.

Tidak tanggung-tanggung, SAK terbukti berhubungan intim dengan dua laki-laki sekaligus. Meski itu terjadi pada waktu berbeda dan di lokasi berlainan pula. 

SAK dihadirkan ke altar cambuk halaman Masjid Agung Darusshalihin, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (5/12/2019). Tidak sendiri, kedua pacarnya juga menjalani hukuman serupa.

Mereka adalah KHA (23) dan ISK (22). Para remaja ini merupakan warga satu daerah dengan SAK.Si perempuan menjalani hukuman 100 kali cambuk, sementara kedua pacarnya mendapatkan ganjaran masing-masing 100 dan 105 kali pukulan cambuk.

Baca juga: Petualangan Don Juan Kampung Ini Berakhir di Tangan Algojo Cambuk

Baca juga: Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP/WH di Hotel Tamiang

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh KANAL73, kasus perzinahan itu terjadi pada tahun 2017 dan 2018.

Sebelumnya terungkap, SAK menjalin hubungan asmara dengan KHA pada tahun 2017. Sementara dengan lelaki kedua, dia terlibat hubungan haram pada 2018. “Si cewek mengaku telah melakukan perbuatan zina dengan kedua pacarnya itu, dengan KHA tahun 2017 dan dengan ISK tahun 2018," kata sumber di kalangan penegak hukum.

Wakil Ketua MPU Aceh Timur, Tgk Taher, yang memberikan nasihat pada acara eksekusi mengatakan, penegakan hukuman itu mengikuti perintah Allah SWT. Selain itu, ketentuan mengenai hukum cambuk juga diatur dalam Peraturan Perundang-undangan. "Uqubat cambuk yang dilakukan oleh instansi terkait ini sudah sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.

Ia berharap, penegakan hukum melalui eksekusi cambuk dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat sehingga tidak gampang melanggar syariat Islam. Setelah selesai menjalani hukuman, ketiganya diperbolehkan pulang. [K73-06]

Komentar

Loading...