Breaking News

Tak Hirau Ramadhan, Lima Ibu-ibu Muda Menjajakan Diri Secara Online

Tak Hirau Ramadhan, Lima Ibu-ibu Muda Menjajakan Diri Secara Online
Ilustrasi (foto: repro)

LANGSA – Miris. Sama sekali tak menghormati bulan suci Ramadhan, sebanyak lima ibu-ibu muda di Langsa diduga tetap menjajakan diri sebagai PSK secara online. Kasusnya diungkap Polres setempat, Sabtu (9/5/2020).

Praktek prosxxxxsi online yang melibatkan oknum ibu rumah tangga itu berlangsung sangat rapi. Menurut informasi kepolisian, para pelaku mencari mangsa melalui perantara, dua orang germo yang juga ibu rumah tangga.

Petugas dari Polres Langsa menangkap kedua germo itu ketika sedang berada di depan sebuah hotel kawasan Jalan A. Yani. Pelaku berinisial YU (47) warga Kecamatan Langsa Kota dan HE (35) dari Langsa Baro. “Mereka ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo Wibowo SIK, sebagaimana dilansir dari laman metropolis.id.

Kata polisi, kedua ibu rumah tangga ini menjadi penghubung antara PSK dan laki-laki hidung belang. Kelihatannya, pelaku sudah cukup dikenal dalam urusan tersebut di Langsa. Ini terungkap dalam pemeriksaan polisi. Jika ada laki-laki yang cari perempuan, mereka tinggal menghubungi YU atau HE.

Demikian pula sebaliknya. “Terkadang pihak wanita yang meminta job kepada pelaku karena alasan butuh uang. Kemudian pelaku yang mencarikan laki-laki. Semua dilakukan melalui telepon,” katanya.

Setelah kedua mucikari ini ditangkap, polisi mendapatkan informasi tentang PSK yang biasanya dipesan secara online. Berdasarkan data yang diperoleh dari keduanya, polisi kemudian mengamankan lima wanita, yakni IF, DAR, CLW, CJW, dan FNR. “Kelimanya merupakan ibu rumah tangga,” kata Arief.

Bersama ketujuh wanita ini, polisi mengamankan 4 unit sepeda motor, 7 unit Hp dan uang tunai Rp 450 ribu sebagai barang bukti. Mereka sekarang diamankan di Mapolres Langsa.

Polisi menyebut, para tersangka ini dijerat pasal 296 jo 506 KUHP tentang tindak pidana prostitusi dan pasal 25 ayat 2 Qanun Nomor 6 Tahun 2015 tentang hukum jinayat.[]

Catatan Redaksi: Foto pendukung tulisan telah diganti pada tanggal 11 Mei 2020 pukul 23.26 WIB

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...