Breaking News

Tagana Dijanjikan Jadi THL

Tagana Dijanjikan Jadi THL
Foto: dok Ist

MEULABOH – Pejabat Kemeterian Sosial (Kemensos) RI menemui Bupati Aceh Barat Ramli MS di Meulaboh, Kamis (7/11/2019). Ada kabar menarik bagi Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang disampaikan pada pertemuan tersebut.

Ditemani pejabat dari Dinas Sosial Aceh, Kasie Pemanfaatan Logistik Direktorat PSKBA Muhammad Delmi mengharapkan agar Tagana Aceh Barat dalam menjalankan fungsinya tidak hanya menangani masalaha kebencanaan. “Perlu juga membentuk jaringan kerja, sehingga lebih tanggap dalam merespon aksi kemanusiaan,” ujarnya. 

Selain itu, ia juga mengajak Tagana daerah itu agar memperbanyak kader relawan kebencanaan, sehingga keberadaan relawan ini bisa menjangkau wilayah yang lebih luas. Dengan demikian, relawan Tagana bisa cepat merespon setiap terjadi bencana karena mereka berada di banyak lokasi.

Pejabat Kemensos itu juga meminta Tagana Aceh Barat melakukan sosialisasi program ke Universitas Teuku Umar. “Tagana harus mengajak mahasiswa menjadi relawan bencana, membentuk UKM unit kebencanaan mahasiswa UTU. Ini tentu akan sangat membantu pemerintah dalam menangani bencana di wilayah ini,” ulas Delmi.

Pada bagian lain, Yayan Rahmad, Aks (Kasie Bencana Alam Dinsos Aceh) mengharapkan agar penanganan bencana alam di Aceh Barat dapat dilakukan dengan mengerahkan kekuatan Tagana. Untuk memperkenalkan Tagana di lingkungan pendidikan, ia berharap agar kegiatan TMS (Tagana Masuk Sekolah) dapat segera terealisasi di Aceh Barat.

Yayan menjelaskan, dalam program TMS perlu melibatkan sedikitnya 10 sekolah yang ada di daerah itu. Kepada para siswa, katanya, nanti akan diberi pelatihan dasar.

Bupati Ramli MS juga memberi perhatian serius terhadap pengembangan program Tagana di wilayahnya. Ia berjanji akan mengangkat Tagana menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) dengan honorarium Rp 1.000.000 per bulan. Ia bahkan memberi kuota akan menyediakan anggaran untuk 30 orang Tagana.

Ramli berharap dengan adanya Tagana, penanganan bencana dapat lebih cepat dilakukan, apa lagi didukung partisipasi maayarakat dan instansi terkait.  “Saya dan Kementerian Sosial serta Dinsos Provinsi Aceh dapat membantu dalam hal penyedian logistik dan alat bantu dalam penanganan masalah bencana dalam wilayah Aceh Barat,” katanya.

Selain perhatian terhadap Tagana, Bupati juga mengharapkan kepada pihak Kemensos agar membantu pengadaan speed boat keperluan evakuasi korban jika terjadi bencana banjir.[rel]

Komentar

Loading...