Breaking News

SMTI Banda Aceh Bahas Pola Rekruitmen pada Masa Covid-19 dengan Mitra Industri

SMTI Banda Aceh Bahas Pola Rekruitmen pada Masa Covid-19 dengan Mitra Industri
Meutia Asnawi SS

BANDA ACEH – Pandemi Covid-19 telah megubah pola interaksi sosial masyarakat, termasuk rekruitmen dalam dunia industri. Karena itu, angkatan kerja, lebih-lebih lulusan SMK SMTI, harus melek teknologi karena pola rekruitmen dewasa ini lebih mengandalkan sistem digital.

Hal itu dikemukakan oleh HR & Section Head PT Pacific Indopalm Industries Meutia Asnawi SS saat menjadi salah satu narasumber pada webiner yang dilaksanakan SMTI Banda Aceh, Kamis (17/9/2020). Tampil sejumlah narasumber lain pada acara yang sama, seperti Eko SA Cahyanto (kepala BPSDMI Kementerian Perindustrian), Muhammad Ali dari PT PIM, Iken Retno Wulan (kepala PPPK VI BPSDMI Kementerian Perindustrian), dan lain-lain.

Dengan judul presentasi “Pola Rekrutmen dalam Era Industri 4.0”, Meutia menyampaikan tips-tips tentang bagaimana angkatan kerja bisa eksis pada era Revolusi Industri 4.0. Dia menjelaskan, pola rekrutmen pada masa ini  secara umum tetap sama seperti tahapan rekrutmen manual, hanya saja cara dan polanya yang lebih mengarah ke sistem digitalisasi.

Oleh karena itu, ia mengharapkan siswa SMK SMTI Banda Aceh  harus melek teknologi, meningkatkan kompetensi diri, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, memiliki kemampuan berkomunikasi serta bijak dalam menggunakan akun media sosial.

Kegiatan webiner itu dilaksanakan SMTI Banda Aceh bekerja sama dengan mitra industri, yaitu PT. Pacific Indopalm Industries, PT. Pupuk Iskandar Muda, PT. Ivomas Tunggal Dumai dan PT. Permata Hijau Group. Webinar series yang ketiga ini mengajak kalangan industri memberikan gambaran terkait aplikasi 4.0 dalam industri serta memberikan pemaparan terkait persiapan industri dalam menghadapi masa Covid-19 dan juga pola rekrutment dalam industri 4.0.

Webinar ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Sumber Daya Manusia Industri, Eko S. A. Cahyanto, SH, LL. M.  Tidak terbatas siswa, para alumni juga diberi kesempatan mengikuti webinar ini. Kepala SMTI, Hariyanto, mengatakan, peran industri dalam serapan tenaga kerja dan peningkatan kualitas mutu pendidikan dan motivasi sekolah sangat penting. Untuk itu, ia mengharapkan hubungan antara sekolah dan mitra industri tetap terjaga dengan baik.

Kepala BPSDMI dalam sambutannya menekankan kepada seluruh siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan SMK -SMTI Banda Aceh harus siap ”go international” dengan mengimplementasikan kelas bilingual menghadapi tantangan industri 4.0

Pemateri dari PT PIM, Muhammad Ali, menyampaikan materi terkait “Pengenalan Industri 4.0 dan Skill yang mendukung penerapannya”. Dia mengatakan, dalam dunia kerja ada tiga skill utama yang sangat dibutuhkan, yaitu Hard Skill, Soft Skill dan Attitude. Ketiga komponen ini sangat penting dikembangkan dalam setiap pribadi yang bekerja di dunia industri.

Narasumber lainnya, Lukas Oktari Tanjung menjelaskan penerapan Industri 4.0 dalam proses produksi dan analisis produk di PT. Ivomas Tunggal. Menurutnya, kiat-kiat yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan kompetensi dalam pekerjaan diantaranya adalah kompetensi teknis maupun kompetensi dalam enterpreunership. 

Guru dan alumni SMTI Banda Aceh mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Selama sesi berlangsungi banyak tanggapan, komentar, dan juga pertanyaan yang dajukan para siswa kepada narasumber.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...