Breaking News

Pria Beristeri Lima Gagahi Tiga Perempuan, Satu Dihabisi

Pria Beristeri Lima Gagahi Tiga Perempuan, Satu Dihabisi
Tersangka saat di kantor polisi (foto: iNews)

SIGLI – Seorang laki-laki dengan inisial AM (38) yang telah memiliki lima isteri ditangkap polisi Pidie gara-gara memperkosa tiga perempuan. Sebelum melampiaskan nafsu bejatnya, lelaki ini menganiaya para korban. Seorang diantaranya malah meninggal dunia.

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian menjelaskan, tersangka merupakan warga Gampong Kulam Baro, Kecamatan Simpang, Kabupaten Pidie. Lelaki ini menganiaya dan memperkosa tiga perempuan di lokasi berbeda. Para korban masing-masing RI (48), warga Kecamatan Padang Tiji dan NM (38), warga Kecamatan Kota Sigli.

Polisi menerangkan, korban ketiga berinisial ZB (58), warga Kecamatan Pidie. Selain menjahilinya, korban ini dibunuh pelaku. Tapi, kejahatan lelaki ini akhirnya dihentikan petugas.  “Pelaku ditangkap tanggal 13 Januari dini hari kemarin. Yang terungkap sudah tiga korban. Mereka dianiaya hingga luka berat, bahkan satu di antaranya tewas,” kata Kapolres Pidie saat pemaparan kasus, Kamis (14/1/2021).

Kepada polisi, AM mengaku memperkosa untuk melampiaskan nafsu. Ia memilih korban yang terlihat lemah tak berdaya atau cacat. Diceritakan, setelah menemukan calon korban, lalu membuntuti dan memperkosanya.

Menurut pengakuan pelaku, korban yang pertama kali dia perkosa berinisial RI (48), warga Kecamatan Padang Tiji. Aksi itu dilakukan pada 17 Desember 2020, sekitar pukul 20.00 WIB. Korban diperkosa di kebun warga di Gampong Leubu, Kecamatan Pidie.

Menurut penjelasan pelaku, saat itu, korban baru pulang mengemis. Pelaku kemudian menawarkan tumpangan kepada korban. Bukannya mengantar ke tujuan, pelaku malah membawa korban ke kebun orang. Di sana, pelaku menganiaya korban hingga luka berat dan memperkosanya.

Korban berikutnya NM (38), warga Kecamatan Kota Sigli, juga lebih dulu dianiaya hingga mengalami luka berat. Pemerkosaan dan penganiayaan terhadap wanita ini terjadi pada 30 Desember 2020 sekitar pukul 05.00 WIB di rumah korban.

Pengakannya, pelaku datang ke rumah korban dengan cara mengintip korban dan mengancam akan membunuhnya. Korban selanjutnya ZB (58), warga Kecamatan Pidie.

Korban ketiga ini diniaya dan diperkosa pada 11 Januari 2021 sekitar pukul 03.00 WIB di rumahnya hingga tewas. Pelaku memaksa masuk ke rumah korban dengan menggunakan senter kepala. Di dalam kamar, pelaku mengikat tangan dan mulut korban, lalu memerkosanya hingga tewas.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...