Breaking News

Polisi Tersangkakan Habib Rizieq

Polisi Tersangkakan Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab (foto: repro)

JAKARTA – Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tersangka dalam kasus kerumuman massa di Petamburan, Jakarta. Penetapan status tersebut terjadi setelah dua kali HRS tidak memenuhi panggilan yang dilayangkan oleh polisi untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Peningkatan status dari saksi menjadi tersangka mengejutkan HRS. Pimpinan FPI itu menyatakan tidak menyangka terjadi perubahan secepat itu, karena belum pernah diperiksa sebagai saksi.

Pernyataan itu disampaikan HRS lewat chanel YouTube Front TV. "Yang mengejutkan kami pada hari Kamis, tanggal 10 Desember 2020, secara tiba-tiba Polda Metro Jaya mengumumkan saya sebagai tersangka. Tentunya saya, para pengacara semua, terkejut karena dua panggilan sebelumnya saya masih berstatus sebagai saksi, dan itu belum sempat diperiksa," kata Habib Rizieq lewat saluran YouTube, Sabtu (12/12/2020).

Menurut pihak polisi, HRS sudah dua kali dipanggil tetapi yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan. Karena tidak memenuhi panggilan polisi, pihak penegak hukum sempat mengeluarkan ancaman menangkap Habib Rizieq setelah menetapkan tokoh FPI itu jadi tersangka.

Menurut Habib Rizieq, ia sebetulnya tetap akan datang ke pemeriksaan sesuai kesepakatan, yakni pada 14 Desember 2020. Namun dia tidak menyangka sudah ditetapkan sebagai tersangka sebelum menghadiri pemeriksaan.

Habib Rizieq pun membantah pernyataan yang menyebut dia melarikan diri dan sembunyi. Dia menyebut, saat ditetapkan sebagai tersangka itu, ia masih berada di Megamendung. "Rencana pemeriksaan tanggal 14 Desember, yaitu hari Senin yang akan datang ini, tapi karena pengumuman begitu mengejutkan pada hari Kamis tersebut saya sebagai tersangka, kemudian mendengar itu, tidak benar ada yang katakan saya sembunyi, saya lari, tidak benar, saya tetap berada di Markaz Syariat Megamendung," ujarnya.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Habib Rizieq meminta pengacara untuk bertemu dengan penyidik Polda Metro Jaya untuk menanyakan komitmen pemeriksaan pada 14 Desember. "Begitu ada pengumuman semacam itu, Jumat pagi, tanggal 11 Desember, kita kirim lagi para pengacara untuk bertemu penyidik dan alhamdulillah terjadi pertemuan dengan penyidik, ditanyakan oleh para pengacara bagaimana komitmen hari Senin 14 (Desember), apa itu batal atau bagaimana?" ucapnya.

Namun, saat itu, kata Habib Rizieq, penyidik menjelaskan tidak bisa menunggu lebih lama. Karena itulah, dia akan menghadiri pemeriksaan di Polda Metro Jaya sebagai tersangka pagi ini. "Nah, karena itu, pada malam ini saya umumkan untuk seluruh anak bangsa, insyaallah besok (pagi ini) hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 di pagi hari, saya bersama pengacara akan datang ke Polda Metro Jaya. Insyaallah, saya mau tunjukkan kita tetap punya komitmen untuk jadi warga negara yang baik untuk patuh hukum, untuk ikut melaksanakan daripada prosedur hukum yang ada," sebutnya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq menyampaikan siap memenuhi panggilan polisi pada Sabtu (12/12) pagi ini. Ia akan datang bersama tim pengacaranya. Kesiapan hadir dan memenuhi panggilan polisi, disebutnya, merupakan bentuk komitmen ingin membuktikan bahwa dirinya patuh hukum.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...