Misteri Pembunuhan

Polisi Temukan Obat Kuat di Kamar Pengantin Baru

Polisi Temukan Obat Kuat di Kamar Pengantin Baru
Kamar korban dipasang police line (foto: Serambinews.com)

KANAL73.com – Kematian Kartini di kamar pengantin masih menyimpan misteri. Polisi menduga, warga Desa Cot Jabet, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Aceh, itu dihabisi oleh Karim, suaminya sendiri. Belum jelas motifnya, tapi polisi menemukan barang mencurikan di kamar mereka.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi Kamis (3/6/2021) selepas Subuh. Kartini dibunuh dengan senjata tajam. Diduga menggunakan pisau silet. Mayatnya tergeletak bersimbah darah di ranjang pengantin dengan luka menganga di bagian leher. 

Ketika orang tua korban dan para saksi mendobrak paksa pintu kamar pasangan sebaya itu, ditemukan, Karim dalam kondisi masih sekarat. Masih bernafas. Di tangan kanan laki-laki asal Meureudu, Pidie Jaya, itu terlihat pisau silet berlumuran darah.

Polisi menduga, Karim melakukan aksi bunuh diri setelah lebih dulu menghabisi nyawa isterinya. Tetangga tidak habis pikir, kenapa kehidupan pasangan pengantin yang baru dua minggu ini harus berakhir tragis. Mati dalam kondisi sangat mengenaskan.

Obat kuat

Polisi terus mendalami kasus ini. Satreskrim Polres Bireuen dan Polsek Gandapura sudah turun ke lokasi untuk memeriksa para saksi. Saat melakukan olah TKP, polisi memeriksa kamar korban. Lemari dan tempat tidur semua diperiksa.

Polisi kaget saat menemukan barang yang agak ganjil di kamar pangan pengantin itu. Selain barang bukti, polisi juga menemukan satu sachet bungkusan obat kuat, beberapa butir pil bulat berwarna cokelat. Juga ditemukan beberapa butir obat kuat warna hitam berbentuk lonjong.

Kapolres Bireuen melalui Kasat Reskrim AKP Fadila Adhit Pratama SIK mengatakan, barang bukti berikut sejumlah pil yang digua obat kuat itu sudah disita dan diamankan ke Polres Bireuen.

Petugas terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motifnya. “Menyangkut motif mungkin ada masalah rumah tangga,” kata Fadila.

Jenazah Kartini sudah dikebumikan di perkuburan umum setempat setelah sebelumnya divisum di rumah sakit Bireuen. Sedangkan mayat Karim dibawa pulang ke Meureudu oleh pihak keluarga almarhum.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...