Breaking News

Isu Lockdown Merebak

Perkantoran di Jakarta Tutup Mulai Besok

Perkantoran di Jakarta Tutup Mulai Besok
Ilustrasi (foto: repro)

JAKARTA –Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan agar kegiatan perkantoran di Ibu Kota dihentikan selama 14 hari ke depan guna mencegah penyebaran pandemi Corona Virus (Covid-19). Seruan Gubernur Anies diterbitkan tanggal 20 Maret 2020.

Seruan gubernur ini ada yang menterjemahkan sebagai tindakan lockdown (karantina wilayah) Jakarta. Bahkan, ada isu yang menyebut bahwa orang dari luar Jakarta tidak diizinkan masuk Ibu Kota tanpa izin polisi.

Pemerintah DKI Jakarta, sebelumnya, memang telah mempersiapkan langkah-langkah untuk melakukan lockdown demi menahan penyebaran Corona. Rencana itu telah disampaikan ke Gugus Tugas Covid-19.

20200321-surat-gub-dki

Akan tetapi, permohonan lockdown tersebut hingga sejauh ini belum mendapatkan izin dari Pemerintah Pusat.

Dalam situasi seperti itu, Gubernur DKI Jakarta akhinrya mengeluarkan seruan yang meminta dihentikannya aktivitas perkantoran mulai tanggal 21 Maret 2020 hingga 14 hari ke depan.

Dalam seruan itu diminta agar seluruh perusahaan di Provinsi DKI Jakarta secara serius dan segera melakukan sejumlah hal.

Dua poin penting yang diminta menjadi perhatian pihak terkait, intinya adalah agar pekerja melakukan aktivitas di rumah. Berikut dua seruan Gubernur DKI Jakarta:

1. Menghentikan seluruh kegiatan perkantoran untuk sementara waktu, menutup fasilitas operasional dan melakukan kegiatan berusaha dari rumah.

2. Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total kegiatan perkantorannya dimintai untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal.[]

Komentar

Loading...