Breaking News

Mengerikan, Petugas Lab di Bandara Kuala Namu Gunakan Alat Bekas untuk Tes Rapid Antigen

Mengerikan, Petugas Lab di Bandara Kuala Namu Gunakan Alat Bekas untuk Tes Rapid Antigen
Petugas mengamankan barang bukti dari lab Kimia Farma Bandara Kuala Namu (foto: dok Ist)

KANAL73.com, MEDAN – Ada saja oknum yang mengambil kesempatan di tengah kesulitan orang lain. Petugas lab Kimia Farma di Bandara Kuala Namu Deliserdang, Sumatera Utara, ketahuan menggunakan alat bekas pakai untuk pemeriksaan rapid antigen calon penumpang pesawat. Kasusnya kini telah ditangani Polda setempat.

Keterangan yang diperoleh media ini dari pejabat berwenang mengatakan, aksi kejahatan yang dilakukan oknum petugas lab Kimia Farma Bandara Kuala Namu terungkap setelah pihak Poldasu menurunkan tim untuk melakukan investigasi.

Seorang anggota polisi ditugaskan untuk menyamar sebagai calon penumpang yang akan melakukan tes antigen. Kerja investigasi ini berhasil mengungkap praktek tak terpuji sejumlah oknum petugas lab Kimia Farma Bandara Kuala Namu.

Dalam keterangan tertulis Polda Sumut dijelaskan, sekitar pukul 15.05 WIB, anggota Krimsus Poldasu yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat, melaksanakan rapid test antigen.

Polisi ini sebagaimana layaknya calon penumpang mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrean. Setelah tiba giliran, polisi yang menyamar ini dipanggil masuk ke ruang pemeriksaan untuk diambil sampel lewat kedua lubang hidung.

Dijelaskan, setelah selesai pengambilan sampel, petugas Krimsus ini menunggu hasil rapid antigen di ruang tunggu. Sekitar 10 menit kemudian, hasilnya pun didapat. Polisi yang menyamar ini dinyatakan positif Covid-19.

Tak terima disebut positif Covid-19, “calon penumpang” ini protes. Terjadi perdebatan dan saling berargumen. Tidak menunggu lama, petugas kepolisian akhirnya memeriksa seluruh isi ruangan labolatorium rapid antigen dan para petugas lab. Mereka lalu dikumpulkan dan diinterogasi satu per satu.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas Krimsus Poldasu mendapatkan barang bukti berupa ratusan alat bekas pakai yang digunakan untuk pengambilan sampel rapid antigen.

Menurut keterangan petugas Kimia Farma yang ketakutan saat diperiksa, peralatan bekas yang telah dimasukkan ke dalam hidung orang itu telah dicuci dan dibersihkan kembali setelah digunakan. Alat itu kemudian dimasukkan kembali ke dalam kemasan untuk digunakan pada pemeriksaan antigen berikutnya.

Setelah selesai proses interogasi, petugas Kimia Farma beserta barang bukti diboyong ke Poldasu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dirkrimsus Polda Sumatera Utara mengamankan 4 orang petugas laboratorium Kimia Farma dari lantai M Bandara Kualanamu. Polisi juga menyita 2 unit komputer, 2 unit printer, uang kertas, ratusan alat rapid test bekas yang belum digunakan.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...