Breaking News

Mantan Ketua ULP Aceh Jaya Dipolisikan

Mantan Ketua ULP Aceh Jaya Dipolisikan
Ilustrasi (foto: repro)

CALANG – Seorang pengusaha di Aceh Jaya berinisial HM melaporkan MDI, mantan ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat, ke polisi. Disebut-sebut terkait masalah proyek, MDI terutang kepada HM sebesar Rp 500 juta.

Menurut informasi yang beredar di kalangan kontraktor di Calang, mantan ketua ULP itu diduga telah meminta uang kepada HM dengan alasan utang. Dia menyalahgunakan posisinya sebagai ketua ULP.

Sebagai pejabat yang terlibat langsung dalam masalah lelang proyek, diduga MDI mengiming-imingi korban akan diberikan paket proyek. Sejak uang diambil sekitar bulan April 2020, tidak ada tanda-tanda proyek akan turun. Merasa tertipu, kemudian HM menempuh langkah hukum.

Pengusaha ini lalu melaporkan MDI ke Polres Aceh Jaya dengan tuduhan penipuan. Kapolres Aceh Jaya diwakili Kasat Reskrim Iptu Bima Nugraha ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu. Disebutkan, polisi sudah menyerahkan SPDP ke jaksa.

Dari kejaksaan diperoleh informasi bahwa lembaga itu sudah menerima SPDP dari Polres Aceh Jaya pada Kamis 4 Juni 2020, atas nama terlapor berinisial MDI. Dalam SPDP disebutkan, MDI (terlapor) diduga melanggar pasal 372 atau 378 KUHP pidana, terkait dugaan penipuan, penggelapan.[]

Komentar

Loading...