Breaking News

Manajemen Dinilai Amburadul, Mahasiswa Demo RS Cut Nyak Dhien

Manajemen Dinilai Amburadul, Mahasiswa Demo RS Cut Nyak Dhien
Akasi demo mahasiswa protes manajemen RSU Cut Nyak Dhien Meulaboh (foto: repro)

MEULABOH – Sekelompok mahasiswa di Meulaboh melancarkan aksi unjuk rasa di halaman RSUD Cut Nyak Dhien, Selasa (21/1/2020). Mereka menuntut instansi terkait mengevaluasi manajemen rumah sakit itu yang dinilai amburadul.

Menurut para mahasiswa, banyak masalah yang melilit manajemen rumah sakit sehingga berpotensi mengganggu kelancaran aktivitas pelayanan kesehatan ke depan. Sebagai bukti tidak sehatnya manajemen rumah sakit mereka menyebut contoh type RSU Cut Nyak Dhien yang turun dari ke B ke type C. 

Selain itu, mahaiswa juga mempertanyakan maraknya kasus pemecatan tenaga harian lepas (THL) di rumah sakit ini. Kasus ibu yang melahirkan di kamar mandi yang menghebohkan di Meulaboh baru-baru ini juga disorot mahasiswa.

Pengunjuk rasa melancarkan aksi di tiga titik, yaitu Simpang Kisaran, halaman RSUD Cut Nyak Dhien, Meulaboh. Mereka kemudian melakukan long march ke Kantor Bupati Aceh Barat di Jalan Gajah Mada.

Secara bergantian, mereka melakukan orasi. Para pedemo melumuri wajah dengan cat hitam dan putih seperti topeng, sehingga wajah mereka sulit dikenali. Sebagian dari mereka melaukan aksi teatrikal menggambarkan seorang wanita hamil besar tergeletak tak berdaya di jalan.

Tiba di halaman Kantor Bupati, mereka disambut Kabag Hukum Sekdakab Aceh Barat beserta juru bicara Pemkab Aceh Barat, Amril Nuthihar. Dalam pertemuan itu sempat terjadi dialog agak panas antara pendemo dengan utusan Pemkab.

Karena tidak ada titik temu, akhirnya para mahasiswa bubar. Kepada wartawan, mereka menjelaskan, bahwa aksi itu bertujuan meminta Pemkab Aceh Barat mengevaluasi manajemen RSUD Cut Nyak Dhien. “Kami juga meminta agar THL yang sudah dipecat segera diseleksi kembali," ujar Catur, perwakilan demonstran.

Jubir Pemkab Aceh Barat berjanji menyampaikan aspirasi pra mahasiswa kepada Bupati Aceh Barat Ramli MS.[]

Komentar

Loading...