Breaking News

MA Tolak Kasasi, Zuraida Hanum yang Bunuh Hakim Tetap Divonis Mati

MA Tolak Kasasi, Zuraida Hanum yang Bunuh Hakim Tetap Divonis Mati
Zuraida Hanum (foto: Tribun Medan)

KANAL73.Com, MEDAN – Hakim Mahkamah Agung (MA) tidak memberi maaf sedikit pun kepada pembunuh Hakim Jamaluddin. Zuraida Hanum, isteri almarhum, yang merupakan otak pelaku pembunuhan tetap diganjar hukuman mati.

MA juga menolak kasasi dua eksekutor yang membantu Zuraida membunuh suaminya, yaitu M Jefri Pratama dan M Reza Fahlevi. "Kasasi Jaksa Penuntut Umum (JPU) Niet Ontvankelijke Verklaard (NO), kasasi terdakwa ditolak," bunyi amar putusan yang dipublikasikan lewat website MA, Senin (5/4/2021).

Di tingkat banding sebelumnya, Pengadilan Tinggi (PT) Medan menghukum Zuraida Hanum dengan hukuman mati. M Jefri Pratama alias Jepri divonis hukuman penjara seumur hidup. Sedangkan M Reza Fahlevi dihukum selama 20 tahun penjara. 

Ketiganya dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melanggar Pasal 340 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Di dalam persidangan sebelumnya terungkap, perkara ini bermula dari hubungan rumah tangga Zuraida Hanum dengan almarhum Hakim Jamaluddin yang tidak rukun. Zuraida mengaku sering memendam amarah dan kecewa kepada Jamaluddin, suaminya.

Ia pernah menceritakan persoalan rumah tangganya tersebut kepada Liber Junianto, supir korban. Bahkan, kepada supir ini pula Zuraida pernah mengutarakan niatnya untuk menghabisi korban.

Di tengah berkecamuknya badai rumah tangga, Zuraida berkenalan dengan Jefri Pratama pada 2018. Mereka saling suka. Hubungan itu berlanjut menjadi perselingkuhan.

Di persidangan pula terungkap, bahwa keduanya pernah beberapa kali berhubungan layaknya suami isteri. Dalam asik-masyuknya hubungan percintaan itu, Zuraida dan Jefri mematangkan rencana untuk membunuh Jamaluddin.

Reza bersama Jefri bertindak sebagai eksekutor dibantu Zuraida. Mereka menghabisi Jamaluddin di kediaman, Perumahan Royal Monaco Blok B, Kamis tanggal 28 November 2019 malam. 

Jasad korban ditemukan terbujur kaku oleh warga di lantai bangku tengah mobil Toyota Prado BK 78 HD.  Mobil itu ditemukan di areal Perkebunan Dusun II, Desa Sukadame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang.[]

Bupati HUT Abdya
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...