Breaking News

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Simuelue Ditahan

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan Simuelue Ditahan
Salah seorang ersangka saat digiring petugas (foto: repro)

KANAL73.Com, BANDA ACEH – Pihak Kejaksaan Negeri Simeulue menetapkan lima pejabat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat sebagai tersangka kasus korupsi. Jumat (29/1/2021) mereka langsung ditahan di Rutan Kajhu, Aceh Besar.

Para tersangka masing-masing berinisial AH selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), BF dan AL selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), DA sebagai PPTK, dan IW sebagai pejabat pengadaan dan penerima pekerjaan atau PHO. Jaksa juga menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp 1,4 miliar.

Pihak berwenang di Kejati Aceh menyebutkan, barang bukti tersebut merupakan uang pengembalian kerugian negara dari para tersangka selama kasus masih dalam tahap penyidikan. Untuk kepentingan penyidikan, kelima tersangka kini dititipkan di Rutan Kahju, Aceh Besar. "Kelima tersangka ditahan untuk masa 20 hari ke depan,” kata pejabat Kejaksaan.

Dijelaskan pula, masa penahanan bisa diperpanjang jika proses pemeriksaan belum tuntas. “Penahanan dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, serta melakukan perbuatan serupa," ujar sumber ini.

Anggaran proyek pemeliharaan jalan dan jembatan pada Dinas PUPR Kabupaten Simeulue bersumber dari APBK Simeulue tahun anggaran 2017. Nilainya mencapai Rp10,7 miliar.

Disebutkan, pekerjaan proyek tersebut kemudian dipecah menjadi beberapa bagian. "Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Aceh, kerugian negara dalam kasus tersebut mencapai Rp 5,7 miliar. Dari jumlah tersebut, baru Rp1,4 miliar dikembalikan ke kas negara," kata pejabat kejaksaan.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...