Breaking News

Lapangan Kerja Dalam Negeri Diserbu Asing, Terbanyak China

Lapangan Kerja Dalam Negeri Diserbu Asing, Terbanyak China
Pekerja asing asal China pada proyek pabrik semen di Kecamatan Pulo Ampel Kabupaten Serang (foto: repro)

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri baru saja menandatangani beleid terkait tenaga kerja asing di Indonesia. Aturan tersebut berupa Keputusan Menteri Ketengakerjaan (Kepmenaker) Nomor 228 Tahun 2019 tentang Jabatan Tertentu Yang Dapat Diduduki oleh Tenaga Kerja Asing.

Mengutip laman resmi Sekretariat Kabinet, Kamis (5/9/2019), diktum kesatu Kepmenaker berbunyi, "Jabatan tertentu yang dapat diduduki oleh Tenaga Kerja Asing sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini." 

Isi aturan ini menyempurnakan beberapa peraturan menteri sebelum Perpres 20 terbit. Pada Permen terbaru diatur soal posisi-posisi jabatan tenaga kerja asing pada 18 sektor usaha.

Pada Permen ini, beberapa sektor usaha jenis posisi jabatan untuk pekerja asing makin bertambah banyak seperti di sektor konstruksi, tapi ada juga yang berkurang jumlahnya.

Mengutip riset yang dilakukan tim CNBC Indonesia, jumlah tenaga kerja asing di Indonesia meningkat selama beberapa tahun terakhir.

Jumlah TKA di Indonesia sejak 2014-2018 telah tumbuh sebesar 38,6%. Di periode yang sama realisasi investasi penanaman modal asing (PMA) hanya tumbuh di angka 17%. Pada Desember 2018, tercatat sebanyak lebih dari 95 ribu TKA bekerja di Indonesia. 

Apabila dilihat dari asal negara, jumlah TKA terbanyak disumbang oleh China di tahun 2017 yang mencapai 24.804 TKA atau setara dengan hampir 3% dari total TKA di Indonesia pada 2018. 

Kebanyakan TKA ini bekerja sebagai profesional sebanyak hampir 24 ribu orang, manajer 20 ribu orang, dan direksi di suatu perusahaan sekitar 15 ribu orang. Sisanya bekerja sebagai komisaris, supervisor, konsultan dan teknisi.[*]

Komentar

Loading...