Breaking News

KPA, PPTK, dan Rekanan Proyek Karantina Hafiz Gayo Lues Tersangka

KPA, PPTK, dan Rekanan Proyek Karantina Hafiz Gayo Lues Tersangka
AKBP Carlie Syahputra Bustamam (foto: dok Ist)

KANAL73.com, BLANGKEJEREN – Polres Gayo Lues (Galus), Aceh, menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan karantina hafiz di kabupaten setempat, Selasa (27/4/2021). Mereka adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dengan inisial HS, RH selaku PPTK, dan LH sebagai rekanan.

Kegiatan karantina hafiz berada pada Dinas Syariat Islam Galus, dibiayai dengan APBK 2019. Total anggarannya mencapai Rp 12,5 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 9 miliar lebih dialokasikan untuk biaya makan-minum peserta pelatihan hafiz.

Mekanismenya, dana pengadaan konsumsi ini dialokasikan untuk peserta yang tersebar di 11 pondok pesantren dengan jangka waktu selama tiga bulan.

Setelah dilakukan audit, BPKP Aceh menemukan fakta bahwa ada yang tidak beres pada pelaksanaan kegiatan karantina hafiz. Kegiatan itu, menurut pihak BPKP, telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 3,7 milyar lebih.

Dalam pemeriksaan diketahui, pihak pengelola anggaran menganggarkan biaya konsumsi sebesar Rp 19.500 per porsi. Kenyataan di lapangan, pihak pesantren hanya menerima Rp 9.500/orang per porsi.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, mengatakan, petugas sudah melakukan gelar perkara terhadap kasus dugaan korupsi kegiatan makan minum karantina hafiz. Katanya, penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka dengan peran dan fungsi berbeda.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...