Breaking News

Miris, Prilaku Oknum Pegawai Kejari

Korupsi Rp 3 M, Uangnya untuk Beli Burung

Korupsi Rp 3 M, Uangnya untuk Beli Burung
Oknum pegawai Kejari terlibat korupsi uang tilang (foto: repro)

SEMARANG – Oknum pegawai Tata Usaha pada Kejaksaan Negeri Rembang, Jawa Tengah, Ardiyan Nurcahyo, tersangkut kasus korupsi. Dia diduga menyelewengkan uang denda tilang sebanyak Rp 3 miliar. Tragisnya, uang sebanyak itu digunakan untuk membeli burung.

Dalam keterangannya, Aspidsus Kejaksaan Tinggi Jateng, Ketut Sumadana, mengatakan uang hasil korupsi digunakan untuk kepentingan pribadi, salah satunya membeli burung. 

Menurut informasi yang diperoleh pihak Kejaksaan, Ardiyan dikenal memiliki hobi memelihara burung. Burung-burung yang dipelihara juga sering dibawa ikut kontes burung.

Karena hobbi itu, Ardiyan tergiur menggunakan uang denda tilang untuk beli burung. "Saya tidak tanya detail berapa burung, saya tanya tadi buat beli burung," kata Ketut di kantor Kejati Jateng, Jumat (16/8/2019).

Meski pihak Kejaksaan mendapat informasi seperti itu, kabarnya, petugas tidak akan menyita burung untuk dijadikan pengganti kerugian negara. "Ya tidak harus sita burungnya, uang pengganti bisa dari rumahnya, atau aset tanah kalau ada," katanya.

Menurut informasi, pihak kejaksaan telah mengamankan barang bukti berupa dokumen tilang selama tersangka bertugas mulai 2015 sampai 2018. Diperkirakan, dalam kurun itulah tersangka melakukan korupsinya.

Perbuatan oknum PNS ini tercium dari hasil pemeriksaan tim yang turun ke Kejati Rembang. Tim menemukan data, uang denda tilang selama 2015 hingga 2018 tidak disetor," jelas Ketut.

Dijelaskan, pada saat kasus ini terbongkar pada 2018, tersangka sempat melarikan diri sehingga proses pemeriksaan tidak dapat dilakukan. Akibat perbuatannya, oknum tersebut merugikan negara sebesar Rp 3,025 miliar.

Karena perbuatan ini, tersangka dijerat Pasal 2 dan pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001. "Ancamannya 20 tahun," katanya.[*]

Komentar

Loading...