Kepsek yang Dituduh Punya Ilmu Santet Tewas Dibunuh

Kepsek yang Dituduh Punya Ilmu Santet Tewas Dibunuh
Ilustrasi (foto: repro)

KANAL73.com – Zainal Abidin, seorang kepala sekolah di Sumenep, Madura, tewas dibunuh, Sabtu ((5/6/2021) sore. Sempat beredar isu, PNS tersebut punya ilmu santet.

Warga menemukan laki-laki ini tewas tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan Desa Batubelah Barat, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, sekitar pukul 19.00 WIB. Dua bekas tusukan di kepala korban menguatkan dugaan kalau laki-laki dibunuh. 

Menurut seorang saksi, korban sudah tidak bernyawa saat ditemukan warga. Polisi sudah menangani kasus pembununan ini dan mulai mengumpulkan bukti dan keterangan para saksi.

Seorang warga Kecamatan Dasuk mengatakan, korban merupakan kepala sekolah yang betugas di Kabupaten Sumenep.

Sumber ini menyebut, dugaan sementara korban dihabisi karena dituduh memiliki ilmu santet. "Korban dibunuh saat hendak menghadiri acara hadrah," katanya dikutip dari TribunMadura.com, Minggu (6/6/2021).

Kapolsek Dasuk, AKP Hudie Susilo, yang ditanya wartawan membenarkan informasi ditemukan seorang kepsek yang jadi korban pembunuhan di wilayah kerjanya. Tapi, pejabat kepolisian ini menolak memberikan ketetangan lebih jauh. "Maaf, kami masih melakukan penyelidikan," katanya.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas, yang dihubungi menduga korban tewas dibunuh. "Korban diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan,” kata Widiarti, Minggu (6/6/2021).

Ia menjelaskan, korban merupakan warga Desa Batubelah Timur, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep. Di lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna putih dengan nomor Polisi M-4285-W, satu unit HP merk VIVO, dan satu unit HP lipat merk Samsung.

Selain itu, polisi juga mengamankan kopiah warna hitam, sebuah kaca mata, dua buah cincin batu permata rubi dan pirus, serta sebuah arloji Merk Mirage. "Ada uang tunai sebanyak Rp 4.570.000," kata polisi.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...