Breaking News

Kenal di Fb, Dokter Gadungan Peras Ibu Muda

Kenal di Fb, Dokter Gadungan Peras Ibu Muda
Pelaku (foto: beritajatim.com)

KANAL73.Com – Banyak kasus penipuan yang berawal dari medsos tidak menjadi pelajaran bagi ibu muda ini. Sebut saja namanya Lina, 27 tahun, asal Sidoarjo. Dia menjadi korban penipuan M Khabib (25) warga Desa Pacuh, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Lina dan Khabib sama-sama sudah berkeluarga. Entah gara-gara Khabib mengaku dokter spesialis bedah, Lina tergoda. Ibu ini mau saja menuruti permintaan dokter gadungan tersebut.

Melansir beritajatim.com, keduanya kenal lewat media sosial Facebook tahun silam. Sempat vakum, hubungan mereka terjalin kembali sekitar seminggu lalu.

Menurut keterangan Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M. Wahyudin Latif, hubungan keduanya bertambah intens selama seminggu terakhir. Setelah chat di facebook, kemudian berlanjut tukaran nomor WA.

Menurut keterangan polisi, Khabib gencar merayu Lina lewat chat WA. Dia berjanji akan memberi uang jika ketemu dan juga menikahi korban. Tak hanya itu, pelaku juga mengaku sebagai dokter spesialis bedah. "Padahal korban ini sudah berkeluarga," kata Wahyudin Latif.

Tergiur dengan janji pelaku, korban menuruti apa saja permintaan Khabib. Termasuk mengirimkan foto telanjang. "Dari situlah awal perkara ini," ujar Kasatreskrim.

Dijelaskan, tiga hari kemudian korban bertemu di sebuah hotel untuk check in. "Setelah bertemu untuk pertama kali, akhirnya korban merasa takut diketahui suaminya dan memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pelaku," kata Wahyudin.

Tapi, Khabib tidak mau mengakhiri hubungan tersebut. Bahkan ia mengancam korban, akan menyebarkan foto telanjang Lina ke teman-teman korban. "Pelaku sempat mengirimkan foto telanjang tersebut kepada salah satu teman korban," kata polisi.

Tidak berhenti di situ saja. Khabib kemudian meminta uang kepada korban sebesar Rp 7,5 juta, sebagai tebusan agar foto tersebut tidak disebarkan. Korban hanya menyanggupi Rp 2 juta.

Lina tidak lupa ingatan. Dia melaporkan kasus ini kepada polisi. Pada saat korban menyerahkan uang tersebut di SPBU Jenggolo, Sidoarjo, polisi bertindak. "Anggota langsung menangkapnya," kata Wahyudin Latif.

Pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Dia dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 27 ayat 1 tentang UU ITE dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan," katanya.[]

Bupati HUT Abdya
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...