Breaking News

Jual Nama Polisi, Preman Palembang Peras Penumpang Taksi Online

Jual Nama Polisi, Preman Palembang Peras Penumpang Taksi Online
Ilustrasi

PALEMBANG – Tindak kejahatan di Palembang semakin meresahkan. Selain marak isu copet, di kota ini juga disebut-sebut banyak preman yang suka memeras. Yang sedang viral aksi pemerasan oleh preman terhadap penumpang taksi online terjadi di kawasan stasiun Kertapati di Jalan Ki Marogan Kota Palembang.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini, pelaku pemalakan mematok tarif Rp 5.000 kepada semua penumpang. Dalam video yang viral, Kamis (14/11/2019), pelaku pemalakan diketahui bernama Erik.Bahkan, dalam video berdurasi 57 detik itu, Erik secara tegas menyebut ia tidak meminta uang pada sopir taksi online. Hal ini karena sopir taksi online menolak bayar parkir.



"Stop dulu kau, kau tu Gocar. Bukan duit kau aku minta. Duit penumpang bayar. Tidak kuganggu duit order, penumpang wajib bayar," kata pria itu.



Pria berbaju garis-garis itu secara tegas menyebut sudah sejak lama aturan berlaku. Bahkan, kata dia, seluruh sopir taksi online di kawasan itu sudah tahu. "Baru sekali ini kamu masukkan? Kamu tanya, semua teman-teman kamu tahu," katanya.

"Nama aku Erik, orang Sekta (Polsekta) tahu semua sudah. Sama kami aman di sini, kalau kamu ada apa-apa di luar itu urusan kami nyawaku taruhannya, asal jangan di dalam (stasiun)," kata Erik.

Setelah memberi uang Rp 5.000 sopir dan penumpang barulah diperbolehkan pergi dari lokasi. Namun beberapa sopir taksi online mengaku aksi pemalakan sudah lama terjadi. "Saya pernah lihat, pernah juga diminta," kata seorang sopir taksi online, Edianto ditemui di lokasi, Kamis (14/11/2019).

Edi mengaku para sopir di kawasan itu sudah cukup gerah. Sebab, pelaku selalu mengaku dibekingi pihak kepolisian. "Dia selalu sebut-sebut nama polsek, jadi ya sudah biar nggak ribut kita kasih ajalah," katanya.[*]

Komentar

Loading...