Breaking News

Jakarta Berlakukan PSBB, Banyak Warga yang Melanggar

Jakarta Berlakukan PSBB, Banyak Warga yang Melanggar
Suasana salah satu sisi Kota Jakarta saat pemberlakuan PSBB (foto: repro)

JAKARTA – DKI Jakarta telah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak Jumat (10/4/2020). Penerapan kebijakan ini masih menghadapi tantangan rumit.

Pemberlakuan PSBB dalam waktu relatif cepat menyebabkan banyak warga yang belum mengetahui kebijakn tersebut, sehingga terjadi banyak pelanggaran. Ardiansyah, seorang pengendara mobil misalnya.

Lelaki ini membagikan kisahnya yang ditegur oleh polisi akibat tidak mematuhi aturan PSBB. Mahasiswa (21 tahun) itu mengunggah sebuah foto surat teguran di media sosial twitternya @adriansyahyasin.

Ia mengaku baru saja mendapat surat cinta alias surat teguran dari kepolisian. Dalam surat teguran tersebut, Ardiansyah dinyatakan melanggar ketentuan karena membawa penumpang dengan posisi duduk tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penumpang yang dibawa oleh Ardiansyah duduk di bangku depan atau disamping supir. Padahal, ketentuan mengharuskan penumpang tidak boleh duduk di bangku depan.

“Dapet surat cinta khusus PSBB karena ternyata penumpang kedua gak boleh disamping saya kalo bawa mobil,” tulis Ardiansyah, Rabu (15/4/2020).

Dalam situasi pandemi virus corona, pemerintah bersama pihak kepolisian meminta masyarakat untuk mematuhi segala himbaun dan aturan yang berlaku.

Hal ini guna mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus corona yang belum menunjukkan tren menurun.

Di balik surat teguran yang diberikan kepada Ardiansyah, ada satu hal yang paling membekas di benaknya, yaitu ucapan sang polisi yang menegurnya.

Briptu Krismanto, polisi yang menegur Ardiansyah tersebut membandingkan aturan yang dijalankan antara polisi di Indonesia dan India.

“Masih mending bapak di Indonesia cuma dikasih surat teguran, gak mau ditimpuk rotan kayak di India kan?” ungkap Krismanto kepada Ardiansyah.

Unggahannya tersebut menjadi viral di media sosial twitter.

Hingga kini, Jumat (17/4/2020) unggahan itu sudah di retweet lebih dari 1.8 ribu dan disukai lebih dari 2.5 ribu pengguna twitter.

Unggahan Ardiansyah membuat para netizen menjadi lebih tau tentang aturan di dalam mobil saat diberlakuannya PSBB.

“Mau nanya, ini surat teguran aja atau dapet sanksi ya?” tanya @lejilimenz.

Kemudian akun @6tigakali menjawab “Teguran doang Bim,”.

Seorang netizen mengunggah sebuah surat yang ditegur akibat tidak memakai sarung tangan saat berkendara dengan sepeda motor.

“Pakai sarung tangan ya kalau naek motor,” ungkap @jodohygsolehah.

Melansir dari Kompas.com, selama pemberlakuan PSBB masyarakat terutama pengendara sepeda motor dan mobil wajib mematuhi aturan yang ada, yakni sesuai dengan Pergub nomor 33 tahun 2020, tentang Pelaksanaan PSBB.

Di antaranya adalah wajib mengenakan masker bagi pengendara kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Kemudian, wajib mengenakan sarung tangan bagi pengendara sepeda motor.

Untuk pengemudi mobil pribadi, jumlah penumpang yang boleh dibawa maksimal 50 persen dari jumlah kursi.[]

Komentar

Loading...