Breaking News

Indonesia Hentikan Impor Barang China Terkait Corona, Apa Saja Produknya?

Indonesia Hentikan Impor Barang China Terkait Corona, Apa Saja Produknya?
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan daftar produk yang tak boleh diimpor dari China. Kebijakan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona diterapkan mulai Selasa (4/2/2020) itu khusus untuk barang konsumsi.

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto menyebut, kebijakan itu bukan untuk semua proses transaksi, melainkan sebatas makanan dan minuman. Langkah ini diambil karena tidak lepas dari penyebaran virus Corona yang mengkhawatirkan. 

Sebagaimana luas diberitakan, dalam waktu sebulan saja virus itu telah mengambil korban 362 orang meninggal. "Virus pembicaraan intens sekarang. Impor khususnya makanan dan minuman kita akan stop sementara dan ini akan ditangani dengan pengawasan. Karena ini konsumsi langsung oleh kita semua, dan ini perlu ditangani secara khusus. Ini berkaitan impor," kata Agus di kantor BPK pada, Senin (03/02/2020).

Agus tidak menyebutkan secara rinci komoditas impor apa saja yang akan dihentikan. Pun dengan tenggat waktu kepastian keputusan itu akan diambil. Dia beralasan, perlu ada komunikasi antara beberapa Kementerian sekaligus dalam pengambilan keputusan tersebut.

"Kita rapatkan di rakor nanti. Masalah ini dalam pembahasan terus. Karena ini nggak hanya sendiri. Namun berkaitan," sebutnya.

Terkait ancaman kekurangan stok yang mungkin berpotensi dihadapi jika Indonesia mengambil keputusan tersebut, Agus menilai bahwa hingga saat ini ancaman itu belum ada. Namun dia mengklaim sudah mendapati alternatif lain.

"Jika nanti dibutuhkan dan tidak ada kekosongan di Indonesia, otomatis kita cari penggantinya di negara lain dan saya rasa itu ada. Hanya volumenya mungkin dulu fokus ke Tiongkok tapi harus beralih ke negara lain. Itu otomatis karena nggak ada pilihan lain," sebutnya.

Agus menggarisbawahi bahwa keputusan ini hanyalah untuk impor makanan dan minuman. Sedangkan untuk produk yang lainnya tetap berjalan. "(Elektronik) nggak. karena barang itu kan khususnya makanan dan minuman," katanya.[]

Komentar

Loading...