Imam Lagi Pimpin Shalat Ditampar, Netizen: Endingnya Pasti Orang tak Waras

Imam Lagi Pimpin Shalat Ditampar, Netizen: Endingnya Pasti Orang tak Waras
Pelaku (foto: dok Ist)

KANAL73.com, PEKANBARU – Serangan terhadap umat Islam terjadi lagi. Kali ini, menimpa seorang imam di Pekanbaru yang ditampar orang tak dikenal saat sedang memimpin shalat. Netizen curiga, ujung-ujungnya pasti disimpulkan pelakunya mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa imam masjid ditampar oleh seorang pria terekam CCTV di Masjid Baitul 'Arsy di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Panam, Kota Pekanbaru. Video ini kemudian viral di media sosial.

Setelah menonton video ini, seorang netizen mengutuk kejadian tersebut. Dia mengatakan, peristiwa semacam ini bukan kejadian biasa. Ini pasti dilakukan dengan misi tertentu.

Seorang netizen lain malah langsung menyimpulkan, ujung-ujungnya pasti persitiwa tersebut diklaim dilakukan oleh orang yang tak waras. Netizen ini mencurigai, aksi-aksi menyerang umat Islam sebagai agenda komunis.

Dilansir dari TribunPekanbaru.com, Jumat (7/5/2021), peristiwa itu terjadi saat sedang berlangsung shalat subuh berjamaah. Seorang pria mengenakan kaos hitam dengan celana pendek selutut, nyelonong masuk ke dalam masjid.

Dari rekaman CCTV terlihat, pria ini terus menuju ke shaf depan. Dia menyelinap di antara jamaah yang sedang shalat.

Seketika, pria ini sudah berada tempat posisi imam. Dia berdiri persis di depan imam. Dari tayangan video terlihat, laki-laki ini tampak melayangkan tamparan dengan tangan kiri ke wajah sebelah kanan imam. Karena peristiwa ini, shalat pun berhenti.

Menyadari ada yang tak beres, jamaah langsung menangkap pelaku. Setelah itu dibawa ke Mapolsek Tampan. "Sedang dilakukan pemeriksaan,” kata Kapolsek Tampan, Kompol Hotmartua Ambarita.

Kronologi peristiwa

Menurut keterangan imam masjid, Juhri Ashari, saat shalat subuh sedang berlangsung tiba-tiba masuk seorang pria tak dikenal. Waktu itu shalat sudah rakaat kedua. Imam sedang membaca doa qunut.

Juhri menerangkan, pelaku berjalan dan langsung menghampirinya di posisi imam. Begitu mendekat, ujarnya, orang tersebut menyentuh pundak Jauhari. “Saya terkejut, kok ada orang. Kirain jamaah biasa, saya lanjut saja," katanya.

Imam ini kemudian menyadari, ternyata yang menyentuh pundaknya bukan jamaah. "Dia bilang begini. Bisa dibaguskan nggak suaranya? Saya terkejut, saya diam saja. Saya teruskan, habis itu dia pukullah wajah saya sebelah kanan sekali," ujar imam.

Mengetahui hal itu, spontan para jamaah langsung mengamankan pelaku. Juhri mengaku tidak habis pikir, kenapa ada orang yang berbuat demikian saat dia sedang memimpin shalat. Selama ini, katanya, dia tidak pernah punya masalah dengan siapapun.

Juhri mengaku mengetahui laki-laki yang memukulnya tersebut merupakan warga perumahan sebelah. “Saya tidak kenal dengan pelaku. Pas diamankan warga, katanya pas di Polsek sama keluarganya, dia diduga tidak waras,” ujar Juhri.

Mengutip penjelasan pelaku di kantor polisi, lelaki ini mengaku kebetulan lewat di sekitar masjid. Ia mendengar ada orang mengaji. Karena, menurut pengakuan pelaku, suara ngaji terlalu kuat, menyebabkan bising, makanya dia masuk ke masjid.

Juhri mengatakan, ini kejadian pertama menimpa dirinya sejak menjadi iman di masjid tersebut. “Saya baru sebulan jadi imam di sini," ujarya.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...