Breaking News

Hendra Saputra, Alumni Dayah Al-Munawarah Kuta Krueng Butuh Uluran Tangan Dermawan

Hendra Saputra, Alumni Dayah Al-Munawarah Kuta Krueng Butuh Uluran Tangan Dermawan
Hendra Saputra (duduk)

TAK ada yang menginginkan kemalangan. Semua orang ingin hidup nyaman, bahagia. Tapi, takdir tak bisa ditolak. Begitulah yang menimpa Hendra Saputra (24 tahun) warga Desa Rhing Blang Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya.

Alumni Dayah Al-Munawarah Kuta Krueng itu, saat ini hidup dalam kondisi memprihatinkan. Setiap hari menahan rasa sakit akibat tangan kirinya tak kunjung sembuh setelah mengalami kecelakaan.

Dua tahun lalu saat mendapatkan tugas safari Ramadhan dari pasantren tempat dia belajar agama ke Kabupaten Nagan Raya, untuk memberi ceramah kala itu, ia mengalami kecelakaan dalam perjalanan. Musibah itu menyebabkan tangan kirinya patah. Karena insiden ini, ia bahkan sempat mengalami koma selama tujuh hari ketika dirawat di RSUDZA Banda Aceh.

Tepatnya di akhir bulan suci Ramadhan, ia dibolehkan pulang untuk sementara waktu, sebelum dilakukan operasi. Direncanakan tindakan operasi akan dilakukan setelah hari raya idul Fitri kala itu. Namun akibat keterbatasan biaya, keluarganya memilih pengobatan alternatif (tukang urut).

Sampai sekarang kondisi tangan anak muda ini tidak bisa bergerak dan setiap hari harus menahan rasa sakit. Setelah sekian lama, baru ia kembali berobat ke rumah sakit umum, karena kondisinya sudah parah, pihak rumah sakit belum bisa mengambil tindakan medis untuk mengobati tangan kiri Hendra.

Pemuda ini lahir dari keluarga tidak mampu. Jangankan untuk biaya berobat, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja susah. Orang tua Hendra yang berprofesi sebagai tukang panjat kelapa sangat terbatas pendapatannya.

Selain biaya berobat ke Banda Aceh, saat ini Hendra juga butuh pendampingan selama proses pengobatan.

Semoga ada tangan mulia yang peduli terhadap kondisi Hendra Saputra. Bagi orang baik yang ingin meringankan beban keluarga ini dapat langsung menghubungi Nomor HP 082215054716.[TS, kontributor Pidie Jaya]

Komentar

Loading...