Breaking News

Guru tak Masuk Mengajar, Semua Murid Buat Surat Permohonan Maaf

Guru tak Masuk Mengajar, Semua Murid Buat Surat Permohonan Maaf
Ilustrasi

BANDA ACEH – Kejadian mengharukan berlaku di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hasan, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, Jawa Timur. Setelah gurunya tak masuk kelas selama 5 hari, seluruh murid merasa bersalah. Mereka, lalu, menulis surat menyatakan penyesalan.

Kisah tersebut bermula saat sang wali kelas, Linda Sulistiyowati (26) tidak masuk mengajar selama lima hari berturut-turut. Mungkin lantaran itu, para murid merasa bersalah. Mereka pun berkirim surat kepada Linda. 

Dalam surat tersebut, murid-murid menyampaikan penyesalan dan rasa bersalah kepada sang guru. Isi surat yang ditulis anak-anak ini mengungkapkan permintaan maaf.

“Buk Linda, maafin kita semua karena udah nakal. Tapi kita akan berusaha untuk gak nakal lagi kok,” begitu di awal isi surat itu.

20191013-surat-murid-sd

(foto: Suara.com)

Dalam bahasa mereka yang polos, anak-anak kemudian melanjutkan: “Buk Linda gimana pas gak hadiahnya. Semoga buk Linda suka sama hadiahnya. Amin ya robbal alamin!” 

Mereka memohon agar surat itu dibaca hingga selesai. “Buk linda harus baca surat ini sampai selesai Terima kasih ya buk Linda. Karna Buk Linda udah bimbing kita semua, sampai pintar dan cerdas !”

Tak hanya menuliskan surat, para siswa yang berjumlah 20 itu pun urunan membelikan hadiah, berupa kaos kaki.

Dilansir dari Suara.com, Linda mengaku bangga sekaligus terharu dengan apa yang dilakukan siswanya. Wanita ini juga mengaku tidak bisa mengajar selama lima hari karena sakit.

“Saya bangga. Bukan masalah hadiahnya. Saya bangga karena jiwa mereka, mental mereka betul-betul menunjukkan murid yang baik, dan sangat menghargai gurunya,” jelasnya seperti dikutip dari Suara.com, Minggu (13/10/2019).

Linda berharap, sifat dan mentalitas yang ditunjukan para muridnya bisa terus tertanam dan berkembang di dalam jiwa mereka. “Bayangkan. Tanpa disuruh, mereka meminta maaf. Padahal saya tak masuk bukan karena kesalahan mereka. Tapi karena sakit. Itulah jiwa ksatria,” katanya.

Mata ibu guru Linda pun berkaca-kaca menerima perlakuan yang mulia dari muridnya. Apalagi surat dan hadiah yang dikirim tersebut hampir bersamaan dengan hari ulang wanita ini.[*]

Komentar

Loading...