Breaking News

Gadis Ini Raih Rp 768 Juta Per Tahun dengan Jadi “Daun Muda”

Gadis Ini Raih Rp 768 Juta Per Tahun dengan Jadi “Daun Muda”
Ilustrasi (foto: repro)

ISTIAH sugar baby mungkin belum begitu familiar di lingkungan budaya ketimuran. Merujuk Wikipedia, sugar baby adalah seorang gadis yang menjalin hubungan dengan motif keuntungan finansial dengan pria yang biasanya telah berumur. Istilah lain dalam masyarakat kita adalah “daun muda”. Pasangan laki-lakinya disebut sugar daddy.

Dalam masyarakat dengan budaya timur yang kental pengaruh agama, budaya ini sama sekali tidak pantas. Apa lagi jika ada anak gadis yang menjalani profesi sebagai sugar baby sampai mendapat restu dari orang tua. Ini tidak masuk akal. Tapi, tidak demikian di Barat.

Bahkan, di Barat sendiri, tidak semua orang bisa menerima pilihan karir demikian. Beda dengan gadis yang satu ini. Dilansir dari suara.com, gadis ini mengaku jika kehidupannya sebagai sugar baby malah mendapat dukungan dari sang ibu.

Tanith Parfitt adalah mantan manajer restoran dari Inggris. Wanita 26 tahun ini pertama mencari sugar daddy ketika masih mahasiswa.

Menyadur Daily Mail, Jumat (23/10/2020), Tanith kesulitan untuk membayar sewa saat kuliah. Dia pun mencari sugar daddy online yang mau membayari seluruh kebutuhannya.

Saat itu, Tanith mendapatkan uang sebanyak 800 poundsterling atau Rp 15,3 juta per minggu. Dia juga kerap dibayari ke spa atau hotel.

Seiring berjalannya waktu, Tanith pun ketagihan. Meski sempat bekerja di restoran, dia juga tetap mempertahankan sugar baby sebagai karir sampingan.

Namun, Tanith kehilangan pekerjaan di restoran karena pandemi. Sebagai gantinya, wanita ini memilih menjadi sugar baby sepenuhnya.

Tanith diketahui punya kontrak selama 5 tahun dengan sugar daddy yang hanya ditemui secara online.

Per tahun, Tanith bisa menghasilkan 40.000 poundsterling atau Rp 768 juta. Meski tidak pernah bertemu, wanita ini rajin mengirimkan foto telanjang dan foto seksi lainnya.

Karena pilihan karirnya, Tanith sering dijadikan kambing hitam dan dijuluki sampah keluarga. Namun, wanita ini tidak mempermasalahkannya karena masih didukung sang ibu.

Malah, ibu Tanith memberinya nama samaran Awesome untuk digunakan sebagai stripper. Sang ibu juga mengklaim bahwa dia ingin ikut menjadi stripper seandainya umurnya masih muda. "Aku menikmati apa yang kulakukan. Aku suka seks, jadi aku tidak melihat adanya masalah," kata Tanith.

Wanita 26 tahun ini juga tidak keberatan menjual foto-fotonya kepada para pria. Selama ada permintaan, maka Tanith akan memberikannya.

"Ada banyak alasan. Aku tidak tahu kenapa pria membeli fotoku, tapi jika ini membantu dan membuat mereka bahagia, lakukan saja. Aku hanya memberikan kebahagiaan," imbuhnya.

Kini, Tanith sudah 7 tahun menjadi sugar baby. Meski kerap diancam dan dihujat, wanita ini menegaskan bahwa ibunya bahagia.

"Aku memberitahu ibuku aku ingin jadi stripper. Aku memberitahu aku punya sugar daddy. Ibuku sangat santai soal itu."

"Ibuku selalu mendukung. Aku jujur padanya dan memberitahu segalanya. Dia bilang, lakukan saja. Dia juga ingin melakukannya jika dia cukup muda," tambah Tanith.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...