Breaking News

Emosi Gegara Perbaikan Pagar, Ketua DPRD Jabar Gampar Pejabat Setwan

Emosi Gegara Perbaikan Pagar, Ketua DPRD Jabar Gampar Pejabat Setwan
Ilustrasi

BANDUNG – Bandung identik dengan mojang Priyangan. Istilah itu memiliki konotasi lembut, cantik, dan bersahaja. Tapi, ulah ketua DPRD Jawa Barat Taufik Hidayat seakan menghapus kesan itu. Pimpinan dewan ini tak sanggup menahan amarah. Dia menampar pejabat di Sekretariat Dewan bernama Bambang Nugraha.

Apa gerangan yang menyebabkan Bapak Dewan yang terhormat ini ringan tangan? Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, Taufik Hidayat berang gara-gara soal perbaikan pagar kantor.

Beberapa hari lalu, pagar gedung DPRD rusak akibat aksi demo mahasiswa. Pak ketua memerintahkan pihak sekretariat agar memperbaiki.

Menurut cerita Kasubbag Kasubbag Perlengkapan dan Pemeliharaan Sekretariat DPRD Jawa Barat Bambang, sang ketua meminta agar di bagian bawah pagar tidak dipasang trap atau tembok, guna mencegah orang memanjat pagar.

Bambang menuturkan kepada wartawan, pekerjaan memperbaiki pagar itu dilakukan oleh tim selama dua hari pada 30 September dan 1 Oktober, siang-malam. Bahkan ia sendiri mengaku tidak pulang ikut mengawasi.

Menurut Bambang, ada empat ruas pagar yang dirusak massa. "Bagian depan dicor supaya enggak ada trap, supaya pendemo tidak naik ke pagar. Ada yang sudah dibereskan. Cuma bagian lain belum beres karena memang perlu waktu," ujarnya, Sabtu (5/10/2019).

Ketika kegiatan renovasi pagar berlangsung, kata Bambang, Taufik Hidayat datang ke lokasi. Melihat ada bagian yang belum beres, Taufik emosi dan langsung menampar Bambang. Insiden itu terjadi Senin (30/9/2019) lalu.

Ketua DPRD kesal, karena merasa pengerjaan perbaikan pagar berjalan lamban. Bambang yang kena tampar, tidak mempersoalkan tindakan sang ketua. Bahkan menganggapnya sebagai suatu kewajaran.

Ia menduga, aksi ringan tangan Pak ketua akibat politisi Partai Golkar kelelahan, sehingga hilang konsentrasi. “Mungkin Pak Ketua spontan ya, akibatnya terjadi hal-hal di luar prediksi. Itu mah accident, spontan karena mungkin dengan kelelahan beliau, hal itu menjadi beban beliau untuk memperbaiki pagar secepatnya. Karena mungkin ada keterlambatan," kata Bambang.[*]

Komentar

Loading...