Breaking News

Dituduh Terlibat Terorisme, Munarman Pengacara Habib Rizieq Ditangkap

Dituduh Terlibat Terorisme, Munarman Pengacara Habib Rizieq Ditangkap
Penangkapan Munarman (foto: tangkapan layar)

KANAL73.com, JAKARTA – Densus 88 Anti Teror menangkap mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI), Munarman, di rumahnya kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/4/2021) sore. Penangkapan anggota tim pengacara Habib Rizieq itu dikaitkan dengan sejumlah isu yang berhubungan dengan terorisme.

Menurut keterangan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, Munarman terlibat kegiatan baiat terkait tindak pidana terorisme. Ia juga disebut menyembunyikan informasi yang berhubungan dengan terorisme. "Baiat di UIN Jakarta, kemudian juga kasus baiat di Makassar, dan mengikuti baiat di Medan," kata Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Ramadhan kemudian menyebut kegiatan baiat yang melibatkan Munarman berkiblat ke ISIS. "Baiatnya kalau Makassar (ke) ISIS. Kalau Jakarta belum kami terima, Medan juga belum," jelas dia.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, saat ditangkap Munarman mengenakan baju koko warna putih. Dia sempat menyatakan protes atas aksi penangkapan tersebut yang menurutnya tidak sesuai prosedur. "Ini tidak sesuai hukum. Ini harusnya ya," kata Munarman saat diseret paksa keluar oleh sejumlah aparat yang mengenakan kostum serba hitam.

Keberatan Munarman tidak digubris aparat yang terus menariknya keluar. "Sudah nanti aja," sahut salah satu aparat.

Munarman juga sempat meminta agar diizinkan untuk mengambil sandalnya. Permintaan ini juga dipenuhi oleh petugas yang menangkapnya. "Saya pakai sendal," kata Munarman.

Dalam tayangan video terlihat, petugas sama sekali tidak memberi kesempatan untuk Munarman. "Sudah tidak sudah, kamu ini," ujar aparat yang terus membawa paksa Munarman ke mobil.

Munarman seterusnya diangkut ke Polda Metro Jaya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, tim Densus juga melakukan penggeledahan di bekas markas FPI di Petamburan.

Mengada-ada

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon membantah tuduhan yang menyebut Munarman melakukan tindak terorisme. Lewat akun Twitter pribadinya @fadlizon, Fadli menyatakan mengenal baik sosok Munarman. "Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini," tulisnya.

Anggota DPR RI ini menilai, aksi penangkapan terhadap Munarman sebagai tindakan yang mengada-ada. "Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan," lanjutnya.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...