Diduga Terlibat Jual-Beli Jabatan, Wali Kota Tanjungbalai Diperiksa KPK

Diduga Terlibat Jual-Beli Jabatan, Wali Kota Tanjungbalai Diperiksa KPK
Gedung KPK (foto: repro)

KANAL73.com, JAKARTA – KPK memeriksa Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, dalam kasus jual-beli jabatan di lingkup Pemko setempat. Selama lima jam, dia menjalani pemeriksaan di Polres Tanjungbalai, Kamis (22/4/2021).

Penyidik KPK memeriksa M Syahrial mulai pukul 15.00 sampai 20.00 WIB. Keluar dari ruang pemeriksaan, sambil berlalu ia sempat menjawab wartawan. "Semua sudah saya sampaikan dengan baik dan benar," ujarnya.

Dia terkesan berupaya menghindar dari serbuan pertanyaan wartawan. Syahrial tidak menanggapi pertanyaan awak media terkait dugaan pemerasan yang dilakukan penyidik dari unsur kepolisian yang bertugas di KPK. Buru-buru ia langsung masuk ke mobil.

Pemeriksaan terhadap Syahrial dilakukan secara marathon sejak Selasa (20/4/2021). Diawali dari kediaman pribadi Syahrial, pemeriksaan kemudian berlanjut ke kantor Wali Kota.

Sejumlah pejabat Pemko Tanjungbalai, hari ini, juga telah memenuhi panggilan KPK terkait dugaan jual-beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai pada 2019. Pemeriksaan dilakukan di Polres Tanjungbalai.

Pada Kamis (22/4/2021), ada empat pejabat yang memenuhi panggilan KPK, yaitu Kepala Dinas UMKM Nedi Hamlet, Asisten I Bidang Pemerintahan Nurmalini Marpaung, Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Sosial Zainul Arifi; serta Kepala Bappeda Solihin Nasution.

Pemanggilan juga dilakukan terhadap anggota DPRD Tanjungbalai Rusnaldi dan Maralelo Siregar yang merupakan anggota DPRD Tanjungbalai periode 2014-2019.

Sebelumnya, pada Rabu (21/4), KPK telah memanggil sejumlah pejabat Pemkot Tanjungbalai, diantaranya, Yusmada selaku Sekretaris Daerah, Abu Hanifah (kepala Badan Kepegawaian Daerah), Pahala Zulfikar (Plt Camat Datuk Bandar Timur), Wakil Wali Kota Waris Tolib, Humaini Nasution (Kabag Umum), Tety Zuliani Siregar selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Jali, seorang kontraktor.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...