Breaking News

Diduga Peras Pelaku TPPU Rp 5 Miliar, Kejari Bireuen Dipecat

Diduga Peras Pelaku TPPU Rp 5 Miliar, Kejari Bireuen Dipecat
Tim Kejagung (foto: dok Ist)

KANAL73.com, BANDA ACEH – Kepala Kejari Bireuen, MJ, diduga memeras pelaku kejahatan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebesar Rp 5 miliar. Terkait kasus ini, Satgas 53 Kejagung menyita barang bukti berupa uang Rp 650 juta.

Selain Kajari, tim Kejagung juga menangkap Kasi Pidum dan dua orang staf Kejari. Penindakan terhadap para pejabat ini tidak terlepas dari pelaporan yang disampaikan Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin SH.

Aktivis antikorupsi ini baru buka suara setelah Kajati Aceh mengumumkan pencopotan MJ dari jabatan Kajari, juga penonaktifan Kasi Pidum setempat. Safaruddin melaporkan bahwa MJ bersama Kasi Pidum dan dua staf pada Kejari Bireuen kepada Satgas 53 Kejagung terkait dugaan pemerasan dalam jabatan.

Laporan itu juga ikut mencantumkan nama Kasubdit TPPU di BNN Pusat dengan inisial WB. Dalam kasusu ini, yang menjadi korban pemerasan adalah  A. Kini sudah menjadi terpidana kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang ditangani Kejari Bireuen.

Menurut YARA, WB melakukan dugaan pemerasan sebesar Rp 2,5 miliar dan Kajari Bireuen Cs Rp 5 miliar. Barang bukti yang telah diamankan oleh tim Satgas 53 Kejagung berupa uang Rp 650 juta yang diamankan dari rumah dinas Kajari Bireuen dan Rp 300 juta dari staf TU pada Direktorat Teroris Kejagung.

Satgas 53 juga mengamankan satu unit mobil Toyota Fortune dan satu unit sepeda motor. Barang-barang tersebut, kini, dititipkan di Kejati Aceh.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...