Diduga Jual-Beli Jabatan, Bupati Nganjuk Ditangkap KPK

Diduga Jual-Beli Jabatan, Bupati Nganjuk Ditangkap KPK
Novi Rahman Hidayat (foto: repro)

KANAL73.com – KPK menangkap Bupati Nganjuk, Jawa Timur, Novi Rahman Hidayat. Bersama tiga camat di kabupaten itu, Novi diduga terlibat kasus jual-beli jabatan dengan tariff Rp 10 hingga Rp 150 juta.

Dilansir dari Suara.com, ketiga camat yang ikut ditangkap berinisial E, H dan D. Ketiganya merupakan orang kepercayaan sang bupati. Setelah ditangkap, ketiga camat ini diperiksa oleh penyidik KPK di Polres Nganjuk.

Sebelum OTT Bupati Nganjuk, KPK yang bekerja sama dengan Bareskrim Polri lebih dulu melakukan penggeledahan di kantor Pemkab setempat.

Penyidik KPK dan Bareskrim memeriksa ruangan Sub Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Senin (10/5/2021). Ruangan itu berada di lantai dua kompleks perkantoran Bupati Nganjuk.

KPK menyatakan OTT di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Bareskrim Polri. "Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Bareskrim Polri dengan KPK," ujar Jubir KPK RI Ali Fikri.

Kini, Bupati Novi sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus jual beli lelang jabatan di Pemkab Nganjuk.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...