Breaking News

Dibakar Cemburu, Pria Ini Bakar Lelaki yang Ganggu Istrinya

Dibakar Cemburu, Pria Ini Bakar Lelaki yang Ganggu Istrinya
Pelaku pembakaran dipicu rasa cemburu (foto: repro)

REMBANG – Api cemburu bisa juga berubah jadi api beneran. Karena tak tahan melihat isterinya terus diganggu, seorang suami di Rembang membakar hidup-hidup lelaki usil yang mengganggu istrinya hingga nyaris tewas.

Pelaku berinisial SM (50) merupakan warga Kecamatan Rembang, Jawa Tengah. Dalam keterangan kepada polisi, SM mengaku emosi melihat Sukarno (39) yang kerap mengganggu istrinya. 

SM mengaku pernah memergoki korban bersama istrinya ketika berada di sebuah hotel di Rembang. "Saya pernah pergoki di hotel. Nggak pernah ngancam, ya langsung itu karena sakit hati. Ya itu, saya tiba-tiba saja begitu spontan, nggak ada rencana," kata SM kepada polisi.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto menjelaskan kepada wartawan, pelaku melancarkan aksinya seorang diri. Meskipun terdapat dua orang korban, Sukarno (39) dan Ivan Agus Setiyarno (34), pelaku mengakui hanya mengincar Sukarno.

Dijelaskan, tetika kejadian, Sukarno sedang duduk bersebelahan dengan Agus. Karena itulah, lelaki ini ikut menjadi korban. "Korban dengan pelaku tidak kenal, tapi sudah pernah diikuti beberapa kali. Yakni korban Sukarno," terangnya.

Menurut cerita polisi, pelaku mengaku sakit hati karena Sukarno sering mengganggu istrinya. Bahkan, pelaku mengaku pernah memergoki korban masuk hotel dengan istrinya.

Dalam melakukan aksinya, SM mengaku bekerja sendirian. Dari jauh ia memantau gerak-gerik korban. "Saya mantau sekitar 1 jam, lokasinya parkir utara pasar. Saya buntuti dari belakang. Saya sendirian, saya siram biasa, terus saya bakar," ujarnya.

Akibat peristiwa itu Sukarno mengalami luka bakar 70 persen. Sedangkan temannya, Agus, mengalami luka bakar 40 persen. Keduanya dirawat di RSUD dr R Soetrasno, Rembang.

Akan halnya SM, kini ditahan di Mapolres Rembang guna penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat Pasal 187 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.[]

Komentar

Loading...