Jadilah Kolomnis Kanal73

Ruang untuk gagasan Anda tentang berbagai hal, seperti permasalahan sosial, politik, ekonomi, pendidikan atau budaya.

Covid “Melonjak”, Satgas Harus Lebih Proaktif

Covid “Melonjak”, Satgas Harus Lebih Proaktif
Ilustrasi (foto: repro)

Tanpa terasa sudah dua kali puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri kita berada dalam masa Pandemi Covid-19. Para pakar terus melakukan analisis tentang berbagai aspek penyakit yang disebabkan virus Corona SARS-CoV-2 ini.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 1 Desember 2020 menyampaikan perkembangan mutakhir bagaimana pola penyebaran penyakit yang menyebabkan pandemi terbesar selama kita hidup.

Berdasarkan data ilmiah terakhir, penularan utama virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 adalah memang antarmanusia, yaitu bila ada kontak dekat (biasanya sekitar 1 meter) antara orang yang sudah terinfeksi virus dan orang sehat di sekitarnya.

Kemungkinan penularan akan tergantung dari jumlah virus hidup yang dikeluarkan pasien, bagaimana dekat dan lamanya kontak yang terjadi, dan juga situasi lingkungan yang ada. Virus dapat menular ketika batuk, bersin, bernapas dan berbicara.

Baca juga: Covid-19 Melonjak, Bireuen Tutup Sekolah

Karena alasan itulah kenapa kita harus memakai masker dan menjaga jarak.

Saat ini kondisi penularan Covid 19 di Aceh kembali melonjak. Bahkan, Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus kepada Aceh terkait kondisi penyebaran Covid-19 daerah ini.

Presiden memberi arahan di depan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh pasca lebaran. Pengarahan tersebut diikuti secara virtual dari Pendopo Gubernur Aceh, (17/5/2021).

Kasus terbaru positif Covid-19 di Aceh dilaporkan bertambah lagi sebanyak 135 orang dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, dalam periode waktu yang sama sebanyak enam orang meninggal dunia. Penderita Covid-19 yang kini dirawat di seluruh Aceh sudah mencapai 2.014 orang.

Hal tersebut disampaikan secara tertulis oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Sabtu (22/5/2021).

Melihat dan mengikuti perkembangan penularan Covid-19 di Aceh, maka sudah seharusnya Pemerintah Daerah lebih proaktif menegakkan aturan Protokol Kesehatan di semua lini kehidupan masyarakat, baik dengan melakukan razia masker, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan lain sebagainya. Semuanya untuk menghindari terjadinya penyebaran virus Corona.

Yang terpenting, mari kita berikhtiar semaksimal mungkin untuk menghindari penyakit menular lagi mematikan ini, bukan karena kita takut mati. Namun, karena Rasulullah memerintahkannya, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Bukhari dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:

“Hindarilah orang yang terkena lepra seperti halnya kalian menghindari seekor singa.”

Hikmahnya, agar kita sebagai hamba yang tak punya cukup bekal untuk mati ini, bisa hidup lebih lama bukan untuk bermain-main, melainkan untuk memperbanyak amalan shalih kita kepada Allah SWT.

Banda Aceh, 23 Mei 2021

* Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Serambi Mekkah, Banda Aceh.

Tulisan ini adalah kiriman dari pembaca, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi!
Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...