Covid-19 Lagi Menggila di India, Sebuah Pesawat Charter Bawa Penumpang 135 Orang ke Indonesia

Covid-19 Lagi Menggila di India, Sebuah Pesawat Charter Bawa Penumpang 135 Orang ke Indonesia
Warga India jatuh bergelimpangan di jalan (foto: dok Ist)

KANAL73.com, JAKARTA – Di tengah lonjakan drastis kasus Covid-19 di India, sebanyak 135 warga negara itu dikabarkan menyewa sebuah pesawat untuk datang ke Indonesia. Meskipun dilengkapi dokumen resmi, kedatangan WNA ini diprotes masyarakat karena berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

Kedatangan 135 penumpang asal India ini menimbulkan kecemasan masyarakat karena pada saat yang sama beredar gambar dan video yang memperlihatkan kondisi lonjakan kasus Covid-19 di negara itu. Sebuah video yang memperlihatkan banyak warga India yang jatuh bergelimpangan di jalan dan di atas kendaraan umum semakin menimbulkan kekhawatiran. 

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jhoni Ginting mengatakan, WNA India ini datang dari Chennai ke Bandara Soekarno Hatta. Mereka menyewa pesawat AirAsia dengan kode penerbangan QZ-988.

Lewat konferensi pers yang disiarkan chanel YouTube, Jhoni menjelaskan, para penumpang penerbangan dari India itu mengantongi beberapa jenis visa. Yaitu, pemegang visa kunjungan WN India 38 orang, pemegang KITAS WN India 46 orang, pemegang KITAS AS 1 orang, pemegang KITAS WN India 32 orang, WNI 12 orang, dan kru pesawat 11 orang WNI. “Ini adalah charter flight," kata Jhoni Jumat (23/4/2021).

Ia menjelaskan penumpang tersebut memiliki dokumen perjalanan berupa visa yang dikecualikan, sehingga boleh masuk wilayah Indonesia berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 26 Tahun 2020.

Dikatakan, Pemerintah sudah menghentikan permohonan visa dari India sejak kemarin, Kamis (22/4). Meski demikian, kata Jhoni, ada beberapa WNA yang sudah diberikan visa dan belum masuk ke wilayah Indonesia. "Ini yang masih ada. Mungkin kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan untuk mengatur bagaimana mengantisipasi melalui jalur penerbangan," ujarnya.

Sesuai ketentuan Pemerintah, Jhoni menegaskan, jika ada pelaku perjalanan yang saat ini sedang dalam perjalanan dari India ke Indonesia, petugas bandara akan mengacu pada protokol kesehatan. Ia mengatakan masih terus memantau perkembangan situasi Covid-19 di India terkait keputusan lebih lanjut mengenai pembatasan visa terhadap WN India.

Untuk kepastian boleh tidaknya MNA India masuk ke Indonesia, Jhoni mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemenlu atau Kemenkes. Setelah itu akan diperoleh gambaran kapan warga negara tersebut diperbolehkan masuk ke Indonesia.

Kementerian Perhubungan sendiri sebelumnya telah menetapkan pembatasan penerbangan dari India ke Indonesia menyusul kedatangan warga India ke Indonesia. Hal itu dilakukan karena adanya protes masyarakat akibat lonjakan kasus Covid-19 di negara tersebut.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...