Breaking News

China Ajarkan Video Game di Universitas

China Ajarkan Video Game di Universitas
Ilustrasi

Belum selesai perdebatan tentang dampak buruk game online terhadap anak, sebuah gagasan baru dimunculkan di China. Melihat aspek bisnis yang sangat prospektif, negara Tirai Bambu ini mulai memasukkan dan mengajarkan game di universitas.

Bagi sebagian pengambil kebijakan di sana, video game bukan hanya sekedar hobi. Ada pandangan, siapa saja yang menggeluti game dengan serius bisa menjadi atlet esports serta bertanding secara profesional. Dalam perlombaan, para pemenang pun mendapat uang yang tidak sedikit. 

Dengan pola pikir tersebut, China mulai menawarkan kelas dengan materi kuliah tentang cara bermain video game. Dilansir dari detikcom, salah satu perguruan tinggi yang menawarkan program ini adalah di Universitas Shenyang, di Liaoning, China.

Universitas ini dikabarkan baru saja menawarkan kelas khusus yang akan mengajarkan main game. Dalam mata kuliah tersebut, para pelajar akan dilatih untuk bermain lebih baik dalam video game hingga nantinya bisa masuk industri esports.

Tak hanya mengenal strategi dan taktik untuk menang ketika main, mata kuliah itu juga akan mengajarkan bagaimana cara memproduksi, mempromosikan, dan memberikan komentar profesional mengenai permainan-permainan digital.

"Mata kuliah ini mengolah bukan hanya pemain video game tapi juga talenta yang akan menganalisa game, mengetes games, memandu acara games, mengatur klub dan organisasi turnamen," kata Li Gang, pemimpin universitas kepada BJ News.

Kelas ini pun tampaknya cukup menarik bagi para mahasiswa. Mata kuliah itu dilaporkan sudah dipilih oleh 160 pelajar jurusan Jurnalisme dan Komunikasi. Ternyata banyak mahasiswa yang memang ingin mempelajari lebih dalam mengenai dunia game meski ditentang orangtua.

"Orangtuaku tidak mendukung keputusanku tapi aku percaya bisa menyeimbangkan belajar dan main video games," kata mahasiswa Tang Ting. Sedangkan menurut pengajar, mata kuliah ini bisa berguna karena industri yang semakin berkembang dan butuh orang profesional. "Ini didukung oleh seluruh industri eSports yang di China yang kekurangan 260 ribu profesional tahun ini," kata Sun Wenyuan.

Tak hanya di China, mata kuliah video game juga mulai ditawarkan di beberapa kampus di Amerika Serikat. Dilansir CBS News, beberapa universitas seperti Shenandoah University di Virginia, Becker College di Massachusetts, dan The Ohio State University bahkan menawarkan gelar dalam bidang esports.[]

wolipop.detik.com

Komentar

Loading...