Breaking News

Bupati Bengkayang Diduga Terlibat Suap Proyek PUPR

Bupati Bengkayang Diduga Terlibat Suap Proyek PUPR

JAKARTA – KPK menetapkan Bupati Bengkayang Kalimantan Barat, Suryadman Gidot, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pada Dinas PUPR di daerahnya. Lembaga antirasuah itu juga menetapkan Kepala Dinas PUPR Pemkab Bengkayang Alexius sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, menjelaskan, kedua tersangka diduga menerima suap dari 5 orang pengusaha, yaitu Rodi, Yosef, Nelly Margaretha, Bun Si Fat, dan Pandus. Para pengusaha tersbut juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dia menambahkan, para pengusaha itu diduga terlibat tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara dan/atau yang mewakilinya terkait pembagian proyek pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang tahun 2019. 

Dalam konferensi pers di KPK Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019), wakil ketua KPK menerangkan, tim KPK menyita buku tabungan dan uang Rp 336 juta dalam pecahan Rp 100 ribu. Uang itu diduga bukan penerimaan pertama.

Akibat perbuatan tersebut, kelima pengusaha disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Suryadman dan Alexius dijerat sebagai penerima dengan sangkaan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[*]

Komentar

Loading...