Bupati Aceh Besar Mawardi Ali Dilapor ke Polda Terkait Dugaan Penipuan Utang Pilkada

Bupati Aceh Besar Mawardi Ali Dilapor ke Polda Terkait Dugaan Penipuan Utang Pilkada
Mawardi Ali

KANAL73.com – Bupati Aceh Besar Mawardi Ali tersandung masalah hukum. Dia dituduh terlibat piutang saat maju pilkada beberapa waktu lalu. Seorang pengusaha, Zulkarnaini Bintang, yang merasa tertipu melaporkannya ke polisi.

Tidak tanggung-tanggung. Untuk membawa kasus dugaan penipuan itu ke ranah hukum, Zulkarnaini Bintang meminta bantuan pengacara terkenal, Yosodiningrat. Kasusnya mulai bergulir di kepolisian. 

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardi yang ditanyai wartawan membenarkan, bahwa Polda Aceh sedang memeriksa kasus tersebut. Prosesnya sudah masuk tahap penyidikan. “Pemeriksaannya sudah dimulai sejak 8 Juni 2021 lalu,” ujarnya, Kamis (10/6/2021).

Menurut Winardi, petugas sedang bekerja untuk mengumpulkan alat bukti guna meningkatkan status ke penyelidikan. “Jika memang buktinya lengkap, maka penyidik akan melakukan gelar perkara dan meningkatkan status terlapor menjadi tersangka,” kata Winardi.

Mawardi Ali dilaporkan ke Polda Aceh dengan tuduhan penipuan. Menurut pihak Zulkarnaini, Bupati Aceh Besar itu meminjam sejumlah uang untuk keperluan biaya kampanye pada pilkada beberapa waktu lalu.

Sebagai kompensasi, katanya, Mawardi berjanji akan memberikan paket proyek APBN dan APBD sebesar 25 % dari total anggaran. Janji tersebut tidak pernah ditepati Mawardi.

Bukan hanya ingkar janji, Mawardi malah masih meminta tambahan utang, sehingga Zulkarnaini mengalami kerugian hingga mencapai Rp 5 miliar.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...