Breaking News

Penerapan Keuangan Syariah

BRI Tercepat Keluar dari Aceh

BRI Tercepat Keluar dari Aceh
Kantor Wilayah BRI Aceh di Banda Aceh (foto: repro)

KANAL73.com, BANDA ACEH – Menyikapi Peraturan Daerah (Qanun) Lembaga Keuangan Syariah yang diterapkan Pemerintah Aceh, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menjadi yang tercepat menutup operasionalnya di daerah ini. Bank BUMN itu secara resmi keluar dari Aceh terhitung sejak Rabu (14/4/2021).

Pemimpin Wilayah Bank BRI Aceh, Wawan Ruswanto, menjelaskan kepada awak media, bahwa BRI telah mengalihkan seluruh portofolio dan layanan perbankannya kepada Bank BRI Syariah. Proses pengalihan itu, katanya, telah berlangsung sejak bulan Juli 2019 dan tuntas pada Desember 2020.

Ia menjelaskan bank konvensional itu telah menerima izin prinsip penutupan 11 Kantor Cabang dan satu Kantor Wilayah di Aceh. Meski demikian, katanya, BRI Aceh masih menunggu izin pelaksanaan penutupan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "BRI diberi waktu 30 hari kerja untuk menutup operasional kantor," ujarnya kepada Antara, Rabu (14/4/2021).

Wawan mengatakan, hampir seluruh portofolio pinjaman dan simpanan telah dialihkan. Terdapat sekitar 92 persen portfolio pinjaman dan 85 persen portofolio simpanan telah dibukukan ke BRI Syariah. Hanya sekitar 8 % portofolio pinjaman yang tidak dialihkan, antara lain, nonperforming loan dan nasabah yang hapus buku.

Kata Wawan, ada juga debitur yang meminta agar rekeningnya dibukukan di BRI Wilayah Medan. Pinjaman yang masih tersisa, ujarnya, selanjutnya akan dikelola Kantor Fungsional BRI sampai selesai atau dialihkan kepada perusahaan pengelola aset.

Dia menerangkan, setelah hengkang dari Aceh masih terdapat sekitar 15% dari total simpanan yang belum dapat dialihkan. Ke dalam kelompok ini, antara lain, termasuk simpanan rekening khusus bagi para penerima bantuan Pemerintah.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...