Breaking News

Beredar Isu, Pasukan “Setan” Dikirim ke Papua untuk Tumpkas KKB

Beredar Isu, Pasukan “Setan” Dikirim ke Papua untuk Tumpkas KKB
Pasukan setan (foto: repro)

KANAL73.com – Ketegangan di Papua semakin memncak setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau OPM menembak mati beberapa petinggi militer dan tokoh penting negeri ini. Pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) pun telah menetapkan KKB sebagai teroris yang harus ditumpas habis.

Beredar kabar, Jakarta telah mengirimkan ratusan pasukan Setan Yonif 315/Garuda untuk memburu teroris KKB di Papua. Di media sosial beredar informasi yang menyebut pasukan Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) telah tiba di Papua.

Pasukan elite Marinir TNI AL ini diisukan bakal ikut terlibat dalam penumpasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang telah dinyatakan sebagai teroris oleh pemerintah.

Informasi ini disampaikan akun Twitter, @H4l1mun_D1n61n pada Sabtu (1/5/2021). "Pasukan elit angkatan laut DENJAKA sudah sampai di tanah Papua. Kekuatan 1Denjaka = 12 orang. Mempunyai kekuatan misterius yang bikin angkatan laut Amerika gemetaran," tulis akun Twitter tersebut.

Hingga Minggu (2/5/2021) pagi, twit ini telah diretweet 743 kali, disukai 4.100 kali, dan dikomentari 292 kali.

Isu mengenai Denjaka juga sempat menjadi trending topik di Twitter. Benarkah Denjaka akan dilibatkan dalam menumpas KKB? Berikut penjelasan Korps Marinir dan TNI AL. 

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Kadispen Kormar) Kolonel Marinir Gugun Saeful Rachman membantah informasi tersebut."Detasemen Jala Mangkara atau Denjaka TNI AL itu kan pasukan elite, itu latihan dan pergerakannya tidak dipublikasikan," kata Gugun, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (2/5/2021) pagi.

Lanjut Gugun, tidak ada yang dapat mengetahui apa dan di mana kegiatan operasional dari detasemen tersebut.

Namun, satu hal yang pasti, saat ini Denjaka tidak berada di Papua. "Iya (hoaks), sejauh ini kami belum mendapat konfirmasi kalau (Denjaka) ke Papua. Yang mengetahui kegiatan Denjaka itu hanya parajurit dan gusti Allah yang maha tau," ujar Gugun.

Penjelasan TNI AL

Terpisah, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono juga menyebut informasi tersebut sebagai kabar bohong. "Hoax Mas," ujar Julius saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (2/5/2021) pagi.

Dia mengungkapkan, Denjaka merupakan pasukan siluman yang semua pergerakannya tidak disebarkan. "Denjaka pasukan siluman, tidak gembar-gembor dan tidak akan diinformasikan," tegas Julius.

Denjaka, kata dia, berisikan pasukan-pasukan yang sangat terpilih dan terlatih. "Pasukan amat terpilih dari Kopaskan dan Taifib, diseleksi lagi menjadi Denjaka," pungkasnya.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...