Breaking News

Berduaan dengan Pria Beristeri di Rumah Dinas, Dokter Digerebek Warga

Berduaan dengan Pria Beristeri di Rumah Dinas, Dokter Digerebek Warga
Pasangan khalwat ditangkap di Aceh Jaya (foto: berita merdeka)

CALANG – Seorang dokter berinisial YM (33) ditangkap warga saat sedang berduaan di rumah dinas Puskesmas Kecamatan Sampoiniet Kabupaten Aceh Jaya, Senin (20/10/2020) malam. Bersama pasangannya berinisial CR (33), sang dokter kemudian diamankan Satpol PP/WH setempat.

Dari keterangan yang dihimpun petugas, YM merupakan warga Desa Ligan, Kecamatan Sampoiniet. Informasi dari pihak keluarganya menjelaskan, dokter ini masih berstatus lajang.

Sedangkan pasangannya berprofesi sebagai wiraswasta, merupakan warga Desa Simpang Peut Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya. Pria ini diketahui sudah mempunyai isteri.

Kepala Desa Ligan, Suaidi, mengatakan, warga desanya menangkap pasangan nonmuhrim itu karena diduga telah melakukan perbuatan tercela. Warga menaruh curiga melihat ada lelaki yang sering bertamu ke rumah dinas sang dokter. “Belum nikah kok ada pria yang bertamu ke rumah si wanita,” kata Pak Geuchik.

Dijelaskan, tindakan yang diambil warga bukan tanpa alasan yang jelas. Mereka sudah mengamati kejanggalan itu sejak lama. “Bukan sekali dua kali, tetapi sudah berulang kali kejadiannya," jelas Geuchik Suaidi.

Menurut kepala desa, penangkapan terhadap pasangan nonmuhrim itu dilakukan karena pasangan ini diduga telah melakukan perbuatan melanggar syariat Islam. Warga kerap melihat keberadaan pasangan ini berduaan di dalam rumah hingga larut malam.

Saat ditangkap, pasangan ini mengaku sudah menikah. Tetapi ketika diminta menunjukkan buku nikah, mereka tidak mampu memperlihatkan dokumen tersebut.  "Karena tidak bisa membuktikan status nikah, pasangan ini akhirnya dibawa ke kantor desa untuk dimintai keterangan lebih lanjut," terang Kades.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, pihak desa kemudian menyerahkan pasangan kekasih ini ke Satpol PP/WH Aceh Jaya. Informasi ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Lidik pada Satpol PP/WH Aceh Jaya, Razali S.Ag.

Dijelaskan, pasangan tersebut diboyong ke sana setelah Satpol PP/WH menerima laporan warga. "Pasangan ini ditangkap Selasa dini hari (20/10/2020) dan diserahkan ke pihak Pol PP/WH pada Rabu pagi tadi," ujar Razali.

Petugas Satpol PP/WH ini menjelaskan, berdasarkan keterangan tersangka, sebelum dibawa ke kantor Satpol PP/WH, pihak desa telah memberlakukan sanksi adat terhadap pasangan ini. Atas dasar itu, katanya, Satpol PP/WH tidak lagi melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menrut Razali, kasus tersebut merupakan terkait khalwat. Untuk kasus seperti itu, katanya, menjadi wewenang pihak desa untuk menyelesaikannya. "Karena kasus ini telah diselesaikan di tingkat desa seperti dilakukan denda atau hukuman lainnya, maka dianggap telah selesai dan tidak mungkin untuk ditingkatkan lagi kasusnya," tegas Razali.

Menurut informasi terbaru kedua tersangka akan dikembalikan kepada pihak keluarga masing-masing. “Karena kasusnya dianggap selesai,” ujar petugas Satpol PP/WH Aceh Jaya.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...