Terkait Pelayanan Buruk di Aceh, Bank Syariah Indonesia Minta Maaf

Terkait Pelayanan Buruk di Aceh, Bank Syariah Indonesia Minta Maaf
Suasana di salah satu ATM BSI (foto: Serambi)

KANAL73.com, BANDA ACEH – Nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) di Banda Aceh sempat kelimpungan akibat tidak bisa melakukan transaksi melalui ATM pada Selasa (4/5/2021). Selain tak tersedia stok uang, nasabah juga acap mengalami gagal transfer, seperti dialami seorang anggota DPR Aceh.

Menanggapi keluhan masyarakat, pihak manajemen BSI di Banda Aceh memberikan klarifikasi melalui pernyataan tertulis. Pihak

BSI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah.

“Sehubungan dengan pemberitaan dan informasi mengenai kesulitan nasabah melakukan transaksi perbankan di Aceh, seperti mesin ATM yang sering kosong dan kasus gagal transfer, maka dalam hal ini BSI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah,” demikian pernyataan BSI.

Manajemen bank syariah ini menjelaskan, BSI membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan semua sistem, terutama di Aceh yang sudah menerapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS). BSI juga menyatakan sedang berusaha keras mengatasi berbagai persoalan yang dikeluhkan nasabah termasuk layanan ATM. “Dalam waktu yang tidak terlalu lama, persoalan di Aceh bisa teratasi dengan baik,” janjinya.

Baca juga: Anggota DPRA: ATM Bank Syariah Sering Kosong dan Alami Gagal Transfer

Untuk membuktikan komitmen tersebut, BSI menyediakan layanan nasabah melalui aplikasi BSI Mobile, Bank Syariah Indonesia Call di 14040, serta live chat Aisyah melalui www.bankbsi.co.id.

Beberapa hari lalu, nasabah BSI di Banda Aceh sempat panik karena tidak bisa melakukan transaski melalui gerai ATM yang tersebar di kota ini. Pada hari itu semua layanan ATM BSI serentak mengalami gangguan. Selain sering mengalami gagal transfer, nasabah juga mengeluhkan ATM BSI yang sering kosong.[]

Sponsored:
Loading...

Komentar

Loading...